<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113</id><updated>2012-02-15T23:37:52.901-08:00</updated><category term='karikatur?'/><category term='news in design'/><category term='sony ericson project'/><category term='drawing effect'/><category term='tatoo?'/><category term='magic effect'/><category term='body piercing?'/><category term='msnbc style'/><category term='drawing tehnique'/><category term='sablon?'/><category term='night vision'/><category term='body painting?'/><title type='text'>Paradise island</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-5839671118872413994</id><published>2009-11-22T01:07:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T06:33:16.290-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='drawing tehnique'/><title type='text'>drawing tehnique</title><content type='html'>&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Peringatan: Tutorial ini TIDAK UNTUK PEMULA,tutorial ini untuk orang-orang yang sudah berpengalaman bekerja dengan&amp;nbsp; Photoshop dan berusaha untuk mengembangkannya. Jika Anda tidak terbiasa dengan gradien radial, overlay layer dan cliping mask layer dan tidak memiliki dasar &lt;/b&gt;&lt;b&gt;keterampilan artistik&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;b&gt;yang baik tutorial ini mungkin bukan untuk Anda. Oh, dan Anda harus&amp;nbsp; memiliki grafis tablet; kita akan menggunakannya dengan mouse!&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tutorial ini akan fokus pada pilihan desain dan sedikit teori. Ada ribuan tutorial online untuk shortcut keyboard dan cara cerdas&amp;nbsp; untuk tweak pemilihan brush anda, tapi kurang beralasan karena saya lebih memilih&amp;nbsp; melakukan apa yang saya lakukan ketika saya sedang menciptakan sebuah seni, yang&amp;nbsp; lebih penting adalah proses bagaimana Anda sampai di sana (tapi jangan khawatir, kita semua akan melewati fase ini!). Dan saya telah memasukkan custom brush yang baru&amp;nbsp; yang dapat Anda &lt;a href="http://files.getdropbox.com/u/1482267/DCs%20broken%20link%20tut%20brushes.zip" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outgoing/files.getdropbox.com/u/1482267/DCs%20broken%20link%20tut%20brushes.zip');"&gt;download disini&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Final Image:&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ini adalah hasil akhir dari gambar yang akan kita buat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="broken link final Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/broken-link-final.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apa motivasi saya? &lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tujuan dari gambar ini adalah membawa konsep yang sudah ada dan mengembangkannya lebih lanjut. Bagi Anda yang belum pernah bermain The Legend of Zelda: majora's Mask saya akan memberikan penjelasan yang sangat singkat dari cerita di balik gambar ini. Zelda&amp;nbsp; yang selalu menggoda dengan narasi gelap, dan majora's Mask adalah game pertama dimana mereka benar-benar melihat ke sisi gelap. ceritanya Pahlawan "Link" mendapat mantra jahat bahwa dia akan berubah menjadi semak Deku (pohon yang aneh seperti makhluk), Transformasi dalam permainan selalu tampak sangat menyakitkan dan menjengkelkan; Link akan menjerit kesakitan setiap kali dirinya berubah. Saya selalu merasa bahwa permainan bisa pergi lebih jauh lagi dengan transformasi, jadi saya pikir kenapa tidak melakukannya sendiri?&amp;nbsp; Fakta yang menggelikan: Ketika Link sedang dalam bentuk manusia biasa, anjing akan mengabaikan dia, ketika ia dalam bentuk (Deku Scrub) mereka akan marah dan menggigitnya! Seolah-olah menjadi sebuah pohon itu tidak cukup buruk!...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 1:dasar yang baik &lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pertama-tama, buka sebuah layer baru berukuran A4 PSD pada 300 dpi. Mulailah menggambar layout kasar menggunakan kustom saya "dc pewarna opacity" brush (yang anda download tadi) dengan warna biru muda. dan coba untuk mendapatkan pose karakter utama .pikirkan tentang komposisi umum secara keseluruhan. Jangan khawatir tentang rincian sampai Anda puas dengan sketsa yang pertama; Anda akan memperbaikinya nanti. buka kreativitas anda dan "berpikirlah keluar" aturan sehingga Anda mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari itu. atau gunakan saja foto yang&amp;nbsp; Anda pikir bagus untuk referensi.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 1 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-1.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 2: Garis&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah Anda puas dengan garis-garis kasar, gambarlah karakter baris terakhir pada layer baru yang disebut 'baris' (imajinatif, hah?) dengan menggunakan 'tinta' brush (juga didalam download paket brush!)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 2 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-2.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 3: Tambahkan beberapa warna&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Selanjutnya, menggunakan paint bucket tool untuk mengisi latar belakang biru dengan tepat / warna nyata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ini melayani 2 fungsi, pertama membantu mengatur suasana layer, kedua hal itu akan menghilangkan spasi. Tidak hanya terdapat ruang putih yang&amp;nbsp; menakutkan, Masih menggunakan 'ink' brush; tempatkan di flat warna dari gambar Anda pada layer yang relevan di bawah 'Lines' layer. Pastikan untuk tetap mendekati warna pada layer yang terpisah untuk membuat shading lebih mudah, sehingga warna semua lapisan ada pada satu layer, kemudian pakaian di layer atas,dan rambut dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 3 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-3.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;langkah 4 : Background&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bukalah referensi Anda untuk membantu menginspirasi Anda. Seperti yang Anda lihat, semuanya dari gambar pada game nya tampak agak gelap, berkerut dan menyeramkan jadi mari kita membuat latar belakang tsb, kita mencoba membangkitkan suasana yang serupa. Dengan menggunakan "tinta opacity" letakkan pada dasar gambar latar belakang, dengan brush sederhana pada semak-semak dan pohon. Cobalah untuk memastikan segala sesuatu di latar belakang Anda mengarah ke titik fokus Anda (misalnya semua cabang mengarah ke arah mata Anda . Ingat semakin dekat kita kepada hal-hal yang lebih jenuh warnanya,&amp;nbsp; gunakan warna kurang jenuh . misalnya di pohon-pohon yang jauh untuk membuat mereka surut ke dalam lukisan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 4 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-4.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 5 : Jadilah terang &lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekarang kita akan menambahkan sumber-sumber terang kita; saya akan coba masukkan sebuah karakter yaitu Link's little (namanya&amp;nbsp; "Tatl") dan bulan. Saya akan tetap sederhana pada awalnya, karena saya hanya menambahkan mereka untuk referensi sehingga saya dapat bekerja dimana semua gambar harus mengarah&amp;nbsp; pada objek kita (link). Pada lapisan layer, gunakan airbrush dan pilih warna oranye-kuning cerah, dan gambar sederhana cahaya bulat di depan Link. lakukan hal yang sama dengan warna putih untuk menentukan lokasi bulan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedikit cerita tentang karakter : Tatl mempunyai saudara yang disebut "tael" yang merupakan permainan kata-kata buruk pada “tattle-tale”&amp;nbsp; yang pada akhirnya&amp;nbsp; Nintendo menyukainya dan membuat game tersebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(kata2 buruk dijadikan game?) dasar nintendo udah kehabisan ide kali. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 6:Elemen Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tambahkan berapa pegunungan pada background dan gunakan burung hantu sebagai referensi pada ranting pohon yang mengarah ke posisi objek (link). kita akan fokus pada objek (link) pada tahap berikutnya. Gunakan tekstur brush untuk membuat lantai tampak agak bervariasi. Anda tidak perlu menggunakan brush khusus untuk ini; ini hanya sesuatu untuk membuat tanah tampak lebih bervariasi pada tahap ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ini akan membuat suasana samar samar sehingga Anda terbiasa dengan suasana horor yang anda buat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 5 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-5.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 7: Keajaiban clipping masks&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekarang untuk masing-masing lapisan warna flat Anda, buat dua clipping mask masing-masing (buat layer baru dan centang kotak "use&amp;nbsp; previous layer as clipping mask" , kemudian klik ok). Atur masing-masing clipping mask ke overlay dalam blending modenya , dan tinggalkan option yang di bawahnya. clipping mask akan memungkinkan Anda untuk menambah pelindung dasar untuk setiap layer tanpa perlu khawatir akan tepi ; sederhana namun brilian!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 6 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-6.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 8: Shading practices&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekarang kita dapat mulai menambahkan beberapa shading dasar pada kulit dengan menggunakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;'ink opacity' brush pada skin normal clipping mask layer. Cobalah untuk menjadikan&amp;nbsp; Link sebagai objek 3D, dan pelajari bagaimana sumber cahaya akan mempengaruhi cahaya dan bayangan jatuh pada dirinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 7 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-7.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lngkah 9: berbusa, bilas, ulangi ... &lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk menghindari pengulangan, saya hanya akan mengatakan bahwa Anda harus mengulangi langkah ini untuk pakaian, sepatu bot dan rambut pada masing-masing normal clipping mask layer yang relevan .Tambahkan&amp;nbsp;nyala api pada  mata Link, menggunakan airbrush yang lembut, dan kemudian gunakan brush pada tepi bulat yang kasar&amp;nbsp; untuk menambahkan bagian-bagian yang lebih didefinisikan (sekali lagi ini hanya merupakan salah satu elemen dari design yang saya kembangkan sedikit lebih jauh.)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 8 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-8.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 10: The Lockdown ( kunci aja transparasinya)&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Tip's lain yang akan membantu anda&amp;nbsp; bekerja di gambar akhir Anda adalah untuk mengunci transparansi 'garis' dengan mengklik ikon papan catur kecil di lapisan palet. Ini berarti Anda hanya akan mempengaruhi piksel yang ada dan tidak membuat yang baru pada lapisan, sehingga Anda dapat dengan mudah mengetahui warna baris Anda pada 'garis' layer. Gunakan warna yang lebih gelap dari bayangan tergelap Anda untuk setiap daerah (misalnya yang benar-benar hijau gelap untuk pakaian Link secara keseluruhan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 9 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-9.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 11: Pencahayaan bulan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Anda juga dapat membuat variasi kecerahan pada line layer yang terkunci&amp;nbsp; (misalnya Cahaya bulan di topinya dan lampu di tangan Link dilemparkan oleh peri 'Tatl') dengan memilih putih warna atau kuning cerah dan melukisnya di atas garis. Tambahkan cahaya bulan pada Link menggunakan warna biru muda (jangan gunakan putih karena terlalu kuat) dengan opacity brush. Cobalah untuk melawan dorongan untuk membuat terlalu banyak cahaya bulan pada Link karena menghalangi sebagian besar dari sudut pandang kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah&amp;nbsp; 12: Gradients&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kunci&amp;nbsp; transparansi dari skin layer (klik ikon papan catur) dan gunakan radial gradient dan kemudian fill tool pada skin layer agar tampak serasi antara cahaya dari peri Tatl dan cahaya dari tangan ink, gunakan warna yellow dengan opacity 25%. buat warna kuning mendekati warna sumber cahayanya dengan mengatur saturasinya . Jika anda mengulang ‘skin overlay’ maka akan menambah lebih banyak variasi untuk pencahayaan. Tambahkan&amp;nbsp; shading dan highlight pada Link dengan lebih rinci  dengan inking opacity brush, dan jangan lupa untuk warna garis kuning cerah di tepi tangan untuk mensimulasikan pencahayaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 10 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-10.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 13:&amp;nbsp; overlay layer&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;buat&amp;nbsp; layer baru beri nama ‘Blends’, move dibawah garis pada layers palette. atur layer properties ke ‘overlay’ dan pilih radial gradient juga. Kita akan membuat effect cahaya terlihat alami dari permukaannya . pilih warna light blue untuk daerah dimana bulan menyinari Link dan light yellow untuk daerah dimana cahaya tatl bersinar .klik dimana titik cahaya sudah mencapai target dan seret&amp;nbsp; gradient tool keluar untuk membuat pantulan cahaya.&amp;nbsp; Ingat bahwa beberapa permukaan yang lebih reflektif daripada yang lain sehingga jumlah yang bervariasi sesuai. Sekarang tambahkan lebih banyak cahaya ke matanya pada layer ini menggunakan gradien radial kuning.Tetap tambahkan&amp;nbsp; shading seperti pada tahap awal;&amp;nbsp; ketika Anda menambahkan lebih banyak cahaya pada gambar itu akan lebih jelas di mana seharusnya jatuhnya bayangan, seperti di sepanjang alur-alur rambutnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 13 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-13.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 14:&amp;nbsp; overlay layer beraksi lagi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;anda juga dapat gunakan ‘blends’ overlay layer untuk menambahkan variasi warna pada Link, seperti menggunakan low saturation merah pada pipinya agar terlihat lebih merah dan soft orange pada sepatunya, dan hijau pada topinya , intinya cobalah untuk menambahkan lebih banyak warna.Keindahan tampilan dan cahaya lembut lapisan adalah bahwa mereka menambahkan variasi tanpa menutupi rincian yang telah ada atau yang telah diberikan. ini membuat kita terbiasa memaksimalkan variasi untuk mengedit warna . Sekarang kita akan menyempurnakan bayangan dan pencahayaan; tambahkan rincian yang lebih kecil seperti cahaya dan bayangan dalam alur di Link tubuh untuk membuat kulit tampak lebih seperti pohon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 12 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-12.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 15: Buat kotor!(dapatkan inspirasi dari selokan)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Orang-orang selalu mengeluhkan bahwa bekerja secara digital hanya mendapatkan hasil yang bersih,, ini tentu akan mengurangi seni dari desain itu sendiri, untuk itu kita akan menggunakan tekstur brushes dirty pada overlay layers (clipping masks kita diterapkan dan diatur ke lapisan sebelumnya) untuk sedikit membuat berantakan. Link adalah setengah pohon, jadi ada banyak variasi untuk tekstur semacam itu.&amp;nbsp; Demikian juga karena dia di hutan, kita bebas untuk menambah tanah untuk pakaian dan sepatu bot ke scuffmarks. Semuanya harus terlihat sudah usang.lakukan ini semua pada overlay layers karena dengan layer ini anda tidak akan kehilangan detail apapun yang sudah anda tarik didalamnya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 13 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-13.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;langkah 16: Tatl’s tale…&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sesuai dengan tema, untuk mendorong desain menjadi lebih 'realistis' fantasi, saya telah memutuskan untuk memberikan penampilan yang lebih humanoid pada Tatl ; saya masih menjaga warna dan sayapnya, tetapi menggunakan hampir putih dengan tinta kuning brush opacity memberinya kesan perempuan yang&amp;nbsp; jelas.&amp;nbsp; penikmat seni dapat berhubungan langsung dengan karya anda apabila mereka memiliki dasar realitas, yang lebih lanjut dan element2 fantastis yang masih dapat mereka percaya. Walaupun peri, sebuah versi humanoid memiliki respons yang lebih empatik dari cahaya bersinar sederhana; bentuknya membuatnya merasa lebih otentik untuk dilihat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Buatlah&amp;nbsp; Tatl's 'peri debu' dengan opacity rendah (kuning airbrush) dan kemudian gunakan kuas berbintik-bintik dengan opacity set ke 60% untuk menambahkan beberapa partikel peri debu , dengan campuran yang sangat terang antara kuning dan putih untuk membuatnya tampak lebih jelas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 14 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-14.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 17: awan kabur&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;mengaburkan langit malam harus dilakukan dengan campuran blues; bukan warna hitam yang biasa digunakan karena bulan dalam keadaan penuh. gunakan radial dan linear gradient fill tools pada background layer untuk mendapatkan variasi warna yang bagus, buat langit gelap dibagian atasnya. buat layer baru diatasnya untuk membuat awan, gunakan airbrush untuk melakukannyai dan tambahkan beberapa cloud brushes yang sudah saya sediakan pada tutorial ini. Mulai dari dasar gelap dan tambahkan warna yang lebih terang ke awan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 15 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-15.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lngkah 18: Star get!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;pada&amp;nbsp; new layer, dibawah layer awan , tambahkan beberapa bintang acak dengan menggunakan brush star (akan ada satu pada tutorial download file). ubah ukuran brush dan opacitynya untuk membuat bintang berbeda jarak alias berjauhan , sama seperti campuran kuning dan putih. kemudian terapkan Gaussian blur pada layer agar tampak lebih halus, dan gunakan juga Gaussian blur pada awan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 16 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-16.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 19: A lesson in landscaping&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Buat layer baru di atas latar belakang, bintang-bintang dan awan dan beri nama 'pegunungan'. gunakan saturasi rendah warna biru agar tampak seperti pegunungan. Ketika Anda akan melihat, usaha pertama saya di gunung itu (a) terlalu rinci dan (b) cukup membosankan, jadi saya mengubah mereka nanti dalam proses. Belakangan, saya brush banyak detail di pegunungan karena mereka terlalu jauh untuk melihat secara rinci, lalu saya membuat mereka lebih dramatis dan bergerigi untuk penampilan yang menyeramkan. Juga perhatikan saya membuat puncak terbesar yang halus mengarah ke salah satu titik fokus kecil; bulan. gunakan airbrush (karena memiliki sisi lembut, seperti melakukan sesuatu di kejauhan), tambahkan kota jam pada lapisan di atas pegunungan, yang sedikit lebih gelap dan jenuh biru. Tambahkan lapisan lain di antara pegunungan dan kota, dan menggunakan warna abu-abu terang airbrush untuk menciptakan kabut yang terkumpul di bawah pegunungan.&lt;img alt="link tut 17 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-17.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 20: “floor!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada layer baru, gunakan kuas biru untuk menunjukkan jalan yang sangat halus mulai dari Jam kota dan&amp;nbsp; menuruni bukit pada Link. Buatlah angin sedikit karena kurva selalu tampak lebih menarik daripada garis lurus.buat layer baru di atas lantai / path / etc. dan atur blending mode untuk overlay. Tambahkan cahaya kuning (cast oleh Tatl, tentu saja) di lantai dengan alat gradien radial. hapus cahaya ini dari daerah dekat kaki Link agar terkesan bayangan mereka akan dilemparkan. Sekarang Tatl terlihat cerah, tambahkan beberapa lampu kuning pada Link, dan tingkatkan bayang-bayangnya menjadi lebih. Gunakan (brush opacity ink) untuk menambahkan beberapa cahaya memantul dari sepatu bot dan wajah, misalnya. Juga meningkatkan beberapa detail yang lebih kecil pada titik ini, seperti menggunakan warna terang untuk menelusuri garis besar pola pakaiannya, dan sebuah brush kecil untuk menambah gelap lebih rinci alur dan variasi untuk kulitnya.&lt;img alt="link tut 18 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-18.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 21: The Menacing Moon! &lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bulan dalam permainan diberi banyak karakter&amp;nbsp; yang pada akhirnya akan jatuh ke tanah dan menghancurkan dunia; game over! Gunakan airbrush&amp;nbsp; lembut untuk membuat wajah yang marah, dengan menggunakan referensi dari dalam game bulan sebagai panduan. Untuk menambahkan keaslian, sisipkan dalam foto bulan (ada banyak foto di web untuk digunakan, itu gambar yang cukup umum!), Pada layer di atas bulan, ubah ukurannya (tekan CTRL + T ) dan atur layer's blending mode untuk overlay.&amp;nbsp;&lt;img alt="link tut 19 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-19.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 22: Tongkat dan batu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kita akan membuat batu (di sisi kanan gambar) dengan tinta opacity brush, pencarian online akan memberi Anda banyak referensi untuk variasi batu. Setelah Anda puas dengan itu, gunakan lasso tool untuk memilih itu dan buka tekstur batu (sekali lagi, cek online ada banyak gratis tekstur di sana), salin dan kemudian kembali dalam Broken Link image tekan Shift + Ctrl + V (atau edit&amp;gt; Sisipkan ke) untuk menyisipkan ke tekstur batu pilihan. Pastikan tekstur secara langsung di atas batu gosip di lapisan palet, dan atur properti untuk lapisan Hard Light.&amp;nbsp;&lt;img alt="link tut 20 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-20.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 23: Langit malam &lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Anda akan melihat saya memutuskan bahwa langit tampak terlalu sibuk dengan semua awan yang saya gambar dan saya hapus begitu saja . Setiap gambar membutuhkan ruang bagi mata untuk beristirahat; terlalu banyak detail akan mulai menyakiti gambar Anda karena semuanya sedang berjuang untuk mendapatkan perhatian. Salin dan sisipkan foto langit berawan tekstur di atas lapisan langit Anda dan aturnya ke overlay, untuk menambah sedikit otentisitas dan variasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 23 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-23.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 24: “Eyes in the dark…” &lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;A quick google pencarian gambar untuk burung hantu adalah referensi saya, dan saya telah menemukan contoh yang cukup tepat untuk digunakan dalam pic ini. saya menggunakan elemen ini dalam desain dan melebih-lebihkan itu sedikit lebih jauh untuk melanjutkan sifat gambar menakutkan. Saya juga lebih suka jeruk mata burung hantu yang sesungguhnya bermata biru. Saya terus memastikan penonton akan mengenali dia sebagai karakter dan bukan hanya burung hantu menyeramkan di latar belakang. disini kita hanya memainkan sedikit cahaya untuk menyorot beberapa bentuk nya yang misterius.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 22 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-22.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 25: Untuk yang terdepan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yang harus kita Ingat mereka di sini adalah membuat kedalaman dan bantuan dalam komposisi . jadi pastikan mereka semua menunjuk ke arah titik fokus (di sini cabang-cabang dan rumput semuanya menunjuk pada Link dan sedikit tambahan dedaunan memimpin mata kita terhadap Tatl). Menggambar dalam jumlah yang sangat kecil hanya untuk menyoroti sifat 3D&amp;nbsp; dari objek dan menerapkan sedikit gaussian blur untuk elemen latar belakang baru ini untuk membuat segalanya sedikit tidak fokus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 23 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-23.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 26: Sentuhan akhir&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Anda juga dapat menambahkan lapisan lain diatur ke Tampilan di bagian paling atas dan gunakan gradien untuk menambahkan lebih "kejelasan" untuk gambar Anda. dan anda bebas untuk bereksperimen sedikit, menambahkan variasi warna gelap ke langit, gunung dan awan, atau menambahkan bahkan lebih bersinar untuk Tatl dan Link. Merapikan gambar Anda, sebelum saya menyelesaikan langkah terakhir ... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="link tut 24 Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/link-tut-24.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah 27: Semua hal baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Langkah terakhir ini sebenarnya adalah metode yang sangat baik untuk memperbaiki foto-foto, tetapi bekerja dengan baik pada ilustrasi. Tekan Shift + Ctrl + Alt + ~ maka Anda akan memilih luminositas gambar . Pergi ke lapisan paling atas dan tekan Shift + Ctrl + C untuk menyalin dari setiap terlihat lapisan dan kemudian Ctrl + V untuk paste ke layer baru. atur layer's blending mode ke Soft Light dengan opacity 45%, dan Anda akan melihat bahwa semua warna sedikit lebih kaya.&amp;nbsp;&lt;img alt="broken link final Advanced Tutorial: Creating Broken Link" src="http://psdfan.com/wp-content/uploads/2009/07/broken-link-final.jpg" title="Advanced Tutorial: Creating Broken Link" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saya harap&amp;nbsp; petunjuk ini dapat membantu Anda dan mengembangkan tehnik2 ini untuk kedepan. karena siapa tahu besok saya yang akan belajar dari anda. &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.dkustanto.blogspot.com/"&gt;http//dkustanto.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-5839671118872413994?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/5839671118872413994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/drawing.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/5839671118872413994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/5839671118872413994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/drawing.html' title='drawing tehnique'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-776539562604887712</id><published>2009-11-17T05:00:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T04:59:22.099-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='msnbc style'/><title type='text'>MSNBC style effect</title><content type='html'>&lt;h3 style="color: #fff2cc; font-family: inherit; font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam tutorial ini, saya akan menciptakan efek seperti yang di header dari situs MSNBC.com. Efek ini adalah tutorial reader's-permintaan.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Langkah 1&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Buat dokumen baru. Double-klik pada lapisan latar belakang untuk membuka Layer Styles. Pilih Gradient Overlay dan gunakan hitam dan biru tua untuk warna. Pilih&amp;nbsp; Radial untuk Gradient style&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tutorial_image" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;img class="img" original="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s1.jpg" src="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s1.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Langkah 2 &lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Buat layer baru dan isi dengan warna hitam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tutorial_image" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;img class="img" original="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s2.jpg" src="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s2.jpg" style="display: inline;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;langkah 3&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Pertama pilih warna hitam untuk warna latar depan dan media abu-abu untuk warna latar belakang. Pergi ke Filter&amp;gt; Render&amp;gt; Fibers. Set 36 untuk Varian dan 1 untuk yang lebih tajam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tutorial_image" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;img class="img" original="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s3.jpg" src="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s3.jpg" style="display: inline;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Langkah 4&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Pergi ke Filter&amp;gt; Blur&amp;gt; Motion Blur. saya mengatur jarak hingga 999, nilai maksimum, tetapi anda bebas untuk memilih nilai lain. Untuk angle gunakan 90A º.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tutorial_image" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;img class="img" original="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s4.jpg" src="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s4.jpg" style="display: inline;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;langkah 5&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Double-klik pada layer buram untuk membuka kotak dialog Layer Styles. Pilih Gradient Tampilan dan Overlay untuk Blend Mode. Untuk warna, gunakan warna-warna pelangi: mulai dengan ungu, biru, hijau, kuning, dan merah. Saya pikir itu adalah warna:) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tutorial_image" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;img class="img" original="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s5.jpg" src="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s5.jpg" style="display: inline;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Langkah 6&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Gunakan Lasso Tool (L), pilih Feather option ke nilai 30px buat  random selection seperti yang saya lakukan. setelah itu&amp;nbsp; pergi ke Layer&amp;gt;Layer Mask&amp;gt;Reveal Selection.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tutorial_image" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;img class="img" original="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s6.jpg" src="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s6.jpg" style="display: inline;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;kesimpulan&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;tehnik ini sangat sederhana tapi sangat keren. Anda dapat menggunakannya untuk website header, CD cover, dan di mana pun Anda inginkan. saya baru saja membuat wallpaper indah untuk blog saya. Sekali lagi, ada banyak cara untuk mencapai hasil yang sama, mungkin menggunakan filter dan pengaturan lainnya. ini tentang eksperimen. Sebagai tambahan, jika Anda menggunakan versi Photoshop CS3, Anda dapat menggunakan Smart Filter untuk menguji nilai-nilai yang berbeda dan melihat efek tanpa perlu khawatir kehilangan versi sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tutorial_image" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;img class="img" original="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s7.jpg" src="http://psdtuts.s3.amazonaws.com/49_nbc/nbc_s7.jpg" style="display: inline;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-776539562604887712?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/776539562604887712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/msnbc-style-effect.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/776539562604887712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/776539562604887712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/msnbc-style-effect.html' title='MSNBC style effect'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-7868050628046813033</id><published>2009-11-17T04:36:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T04:59:22.099-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='magic effect'/><title type='text'>magic effect</title><content type='html'>&lt;div class="tweetme" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;script src="http://tweetmeme.com/i/scripts/button.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="color: #fff2cc; font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sejak  artikel terakhir saya tentang cara membuat asap yang dihasilkan banyak lalu lintas, saya memutuskan untuk menulis lagi pada beberapa efek photoshop. Meskipun saya menggunakan Photoshop sehari-hari, saya sama sekali bukan ahli photoshop. Nah apa yang saya ingin tunjukkan di sini adalah bagaimana menciptakan lampu yang bagus dan efek magic.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;1 - Buat gradien radial, dalam kasus ini dari ungu ke ungu gelap&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="306" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/img1.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;2 - Di sini saya menambahkan Icon yang sangat keren dari topi ajaib dari Crystal Clear Koleksi oleh Everaldo&lt;a href="http://www.everaldo.com/crystal.html" linkindex="54" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="300" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/mg_img2.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;3 - Tambahkan beberapa teks, saya menggunakan kode sumber dari sebuah situs untuk mendapatkan teks dan menerapkan Distort&amp;gt; Wave Filter.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="317" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/mg_img4.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Buat dua garis teks&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;4 - putar dan letakkan text&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="306" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/mg_img5.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;5 - Tambahkan beberapa cahaya menggunakan glow: Gunakan nilai yang berbeda untuk setiap baris teks, kuncinya di sini adalah pilihan blending option COLOR DODGE&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="335" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/mg_img7Glow.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;rubah nilai-nilai Spread, Size dan Range&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;6 -- masukkan grup&amp;nbsp; 2 baris teks tsb dan yang satu nya&amp;nbsp; berikan mask untuk membuat 2 text tsb&amp;nbsp; berjauhan&amp;nbsp; di ujungnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="300" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/mg_img8.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;7 -&amp;nbsp; terapkan gaussian blur dengan group yang lain, setelah itu hapus beberapa bagian untuk menunjukkan perbedaan dengan yang non blury teks. &lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hal ini akan menambah serasi dengan teks, sehingga terlihat seperti effect magic&lt;/i&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;8 - buat layer baru di bawah teks dan dengan kuas besar dengan ukuran 100px dan tambahkan titik cahaya putih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="300" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/mg_img11.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;cite&gt;layer harus berada di bawah teks, jika tidak cahaya tidak akan mempengaruhi bercak putih&lt;/cite&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&amp;nbsp;9 - Buatlah beberapa asap lagi, saya menggunakan eraser, atau bisa menggunakan liquify&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="219" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/mg_img12.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;10 - Buat awan: untuk melakukan itu gunakan marquee dengan setingan feather ke nilai lebih besar dari 20 dan terapkan render&amp;gt; awan .tahan tombol key(mac),&amp;nbsp; ctrl key(window).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="217" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/mg_img14Smoke.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sama seperti posting sebelumnya, dan yang terpenting adalah pilihan blending COLOR DODGE di atasnya &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;11 - Sparks: Untuk menciptakan percikan kuas , bereksperimen lah dengan shape dynamics, scattering, and other dynamics. Setelah itu, terapkan Outer Glow dan Inner Glow untuk menciptakan efek magic.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="295" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/mg_img16.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;terakhir - Hasilnya adalah benar-benar sederhana, tetapi pada saat yang sama terlihat indah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imgC" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img class="img" height="392" src="http://imgs.abduzeedo.com/files/tutorials/magicHatEffect/magicEffect_thumb.jpg" width="490" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;Seluruh proses saya buat sekitar 35 menit, satu hal yang saya pikir benar-benar keren adalah menerapkan color dogle blending option ke folder, dan memasukkan unsur-unsur kabur di dalamnya. dengan itu anda dapat membuat beberapa efek cahaya yang benar-benar menakjubkan. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-7868050628046813033?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/7868050628046813033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/magic-effect.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/7868050628046813033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/7868050628046813033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/magic-effect.html' title='magic effect'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-5730037060757444772</id><published>2009-11-16T12:49:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T04:59:22.100-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='drawing effect'/><title type='text'>drawing effect</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="inlineimage" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/1a.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;coret-coret adalah bagian dari kehidupan sehari-hari bagi sebagian besar kreasi kita, hal itu alami saat anda memegang pena. Apakah Anda&amp;nbsp; menciptakan karya yang kompleks di bagian belakang sebuah buku catatan, perjalanan dalam bus perjalanan? ini merupakan bagian penting dari pengembangan gaya Anda sendiri dan mengasah imajinasi Anda dan keterampilan artistik. kalau anda&amp;nbsp; kreatif, maka, akan memiliki tas penuh terisi coratan anda,  Tapi apa yang Anda lakukan dengan mereka setelah itu? Sebagian besar  mereka berakhir di tempat sampah . kita tidak melihat mereka sebagai bagian penting dari karya kreatif kita. Ini adalah rasa malu, seperti ketika Anda dibebaskan dari kendala komersial dan menggambar untuk bersenang-senang, gaya sejati Anda dapat bersinar melalui ini, saya akan mencoba menunjukkan kepada Anda bagaimana mengubah ledakan kecil ini kreativitas menjadi karya seni. Anda akan belajar bagaimana semangat corat-coret Anda dari kertas catatan dan menjadi ilustrasi digital, kita akan menggunakan mereka untuk menambahkan sentuhan yang sangat pribadi untuk sebuah gambar. saya akan mencoba membuat penggunaan beberapa gambar yang dapat didownload tanpa biaya download alias&amp;nbsp; gratis..tis..tis.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/final.jpg" imageanchor="1" linkindex="54" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/final.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;01.Carilah gambar yang mempunyai resolusi tinggi, atau gunakan gambar Anda sendiri. Untuk ilustrasi ini saya telah memilih gambar futuristik unik model, yang Anda dapat download di&amp;nbsp; iStockphoto di link ini: http://tinyurl.com/5j2jog. Anda dapat menggunakan potret yang memiliki latar belakang yang cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;02. Kita akan memasukkan beberapa layer di belakang objek nanti, sekarang kita perlu membuat sebuah lapisan masker. Pertama, pilih Pen tool, dan seleksi di sekitar tepi wajah, rambut dan lengan. Kemudian klik kanan (Ctrl + klik) seleksi&amp;nbsp; Anda, dan pilih Make Selection. Lalu pergi ke Layer&amp;gt; Layer Mask&amp;gt; Reveal Selection untuk membuat lapisan masker. Nama lapisan ini 'Perempuan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/31.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;03. Untuk mengganti latar belakang yang baru saja kita singkirkan, buat layer baru dan kita beri nama 'latar belakang'. Pindahkan layer ini ke bagian bawah layer tumpukan. Pilih cahaya ungu dan ungu gelap, dan mengisi layer dengan gradien radial, pastikan kecerahan yang lebih ringan berada di tengah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/4.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;04. Klik kanan pada lapisan masker yang Anda buat pada Langkah 02 dan pilih Terapkan Layer Mask. Berikutnya, memotong lengan kiri dan sisipkan ke layer baru. Lengan tidak terlihat di tempat itu, jadi kita akan berputar ke arah tubuhnya sedikit. Setelah Anda selesai melakukannya, gabungkan lapisan lengan dan perempuan bersama-sama. Kemudian pilih Image&amp;gt; Adjustments&amp;gt; Desaturate&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/5.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;05.&amp;nbsp; Ambil selembar kertas, dan sesuatu untuk menggambar dengan&amp;nbsp; pensil, pena atau tinta. Sketsa beberapa tetes&amp;nbsp; mirip dengan darah mengalir. Jadilah seperti yang kotor dan kasar seperti yang anda inginkan: semakin berantakan, semakin baik. Gunakan foto wanita sebagai titik acuan sehingga tetesan yang anda buat terlihat serasi dengan objek di photoshop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/6.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;06. scan gambar tadi dan buka di Photoshop, masukkan mereka ke layer baru bernama 'menetes'. Atur blending mode untuk Multiply. Ini menghilangkan semua putih dan daun Anda dengan hanya hitam. Yang harus Anda lakukan sekarang adalah memilih tempat yang pas untuk diletakkan. itu terserah Anda. buat banyak tetesan&amp;nbsp; yang Anda inginkan. dan coba dengan spidol, sekali lagi ini tergantung kreativitas anda.&lt;br /&gt;07. &amp;nbsp;Buka&amp;nbsp; splat.psd dari file photoshop dan drag ke layer baru yang disebut 'gambar percikan'. Pastikan untuk menyimpannya di balik layer 'wanita'&amp;nbsp;. Selanjutnya Anda harus desaturate (seperti pada Langkah 04) dan set blending mode untuk Multiply.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/8.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;08.Selanjutnya, cari melalui buku sketsa dan corat-coret di tempat lain untuk Anda lakukan, atau ambilpena dan buat mencoret-coret, untuk menciptakan bahan-bahan untuk langkah berikutnya. Ini dapat sebagai acak yang Anda inginkan tidak ada aturan di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/9.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;09.Selanjutnya, scan di semua doodles, pindahkan mereka ke dalam dokumen Anda, dan masukkan mereka dalam suatu folder yang disebut 'doodle'. Pilih doodle's lapisan, pergi ke Image&amp;gt; Adjustments&amp;gt; Invert, mengatur mode untuk blending Screen, dan atur posisi. Ulangi langkah ini untuk semua doodles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/10.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/10a.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;10. Pergi ke http://tinyurl.com/6sbbsp,download gambar dan drag ke layer baru yang disebut 'nebula1'. Tarik layer ke lapisan paling atas  tumpukan, dan atur blending mode untuk Screen. Pilih Image&amp;gt; Adjustments&amp;gt; Brightness / Contrast dan masukkan dari 5 kecerahan dan kontras dari 50 masing-masing. Kemudian pilih Image&amp;gt; Adjustments&amp;gt; Hue / Saturation dan jatuhkan rona ke -90. Biarkan kontrol lain sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/11.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;11. Pergi ke http://tinyurl.com/6jj2r4,download gambar dan drag ke layer baru yang disebut 'nebula2'. Ubah modus blending untuk Screen dan atur dengan warna. Anda dapat menggunakan objek bintang sebagai alat untuk menciptakan warna yang cerah dan bertekstur overlay untuk gambar Anda. Itu hanya soal eksperimen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/12.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;12. Latar belakang&amp;nbsp; tampak sedikit hambar jadi mari kita modifikasi itu. Buka penutup bg_texture.psd dari CD dan drag ke layer baru di atas 'latar belakang' lapisan. Atur blending mode untuk Melapisi dan pilih Image&amp;gt; Adjustments&amp;gt; Brightness / Contrast dan masukkan -10; 100. Ubah nama layer 'tekstur'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/13.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;13. Kita hampir selesai, satu lagi memperindah warna. Download gambar dari http://tinyurl.com/5kystq, drag ke layer baru dan mengatur blending mode untuk Screen. jangan dipusingkan dengan kecerahan dan kontras, dan warna dan saturasi. Pastikan Anda tetap cerah dan berwarna-warni. ok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="inlineimage"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.digitalartsonline.co.uk/images/features/1795/14.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;14. &amp;nbsp;Untuk sentuhan akhir,&amp;nbsp;buat lapisan penyesuaian. Go to Layer&amp;gt; New Adjustment Layer&amp;gt; Warna Saldo dan masukkan nilai-nilai ini: 17; 1; 22. Anda dapat terus menambahkan gambar ini sebanyak yang Anda suka, dan gabungkan dengan elemen gambar tanga anda, atau apa pun yang Anda bayangkan seperti diatas. Digital itu bagus, tapi mencampurnya dengan doodle oldfashioned daur ulang lebih baik. Hanya untuk selesai, pilih Layer&amp;gt; Ratakan Foto, kemudian Filter&amp;gt; Sharpen&amp;gt; Sharpen. Anda mungkin ingin meningkatkan level dan saturasi juga. dan lihat hasilnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-5730037060757444772?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/5730037060757444772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/tehnik-profesional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/5730037060757444772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/5730037060757444772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/tehnik-profesional.html' title='drawing effect'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-8877794763218507541</id><published>2009-11-16T11:47:00.001-08:00</published><updated>2009-12-06T06:34:51.407-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news in design'/><title type='text'>tehnik amatiran</title><content type='html'>&lt;span class="smalltext" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;strong&gt;Teknik Photoshop Poster yang salah &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt; ]1. Kaga kompak&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;liat bayangannya &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis9.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis9.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;2. Nyokap sapa tuh&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;liat layar monitornya &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis15.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis15.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;3. Start di pengkolan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;copas sekalian bayangan pagernya &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis18.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis18.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;4. Bener2 naiki&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;gunungnya korban gempa &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis17.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis17.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;5. Tangan sapa tuh&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;tangan banyak &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis5.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis5.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;6. Tangan si Nyonya Tua&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;penyerang lubang &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis6.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis6.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;7. Paus, Sarkozi, en...&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;amrozi &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis8.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis8.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;8. Dihianatin mobil&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;bayangan di mobilnya &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis2.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis2.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;9. Panjang bener...&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;evolusi jerapah &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis19.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis19.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;10. Rata abis&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;ampe ga ada udelnya &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokis1.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokis1.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;11. Kaki lima??? &lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;cuman satu lagi &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokisBB4.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokisBB4.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;12. Perutnya rata bo&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;ampe wallpaper dinding ketarik &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokisBB5.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokisBB5.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;13. Wow&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;bayangan sapa tuh? &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokisBB1.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokisBB1.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;14. Awas Horni &lt;/span&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;div class="spoiler_header"&gt;apaan tuh &lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="spoiler_body" style="display: none;"&gt;&lt;img alt="[Image: SSBokisBB3.jpg]" border="0" src="http://i294.photobucket.com/albums/mm118/GuL4L1/SSBokisBB3.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;15. &lt;/span&gt;&lt;img alt="embrassement" border="0" src="http://www.kikil.org/forum/images/smilies/set7/009.gif" style="color: #fff2cc; vertical-align: middle;" title="embrassement" /&gt;&lt;br style="color: #fff2cc;" /&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;aiih &lt;/span&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" onclick="javascript:if(parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display=='block'){parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='none';this.innerHTML='(Click to View)';}else {parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].style.display='block';this.innerHTML='(Click to Hide)';}" style="color: #fff2cc;"&gt;(Click to View)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-8877794763218507541?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/8877794763218507541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/tehnik-amatiran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/8877794763218507541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/8877794763218507541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/tehnik-amatiran.html' title='tehnik amatiran'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-5598863829997018830</id><published>2009-11-14T23:36:00.000-08:00</published><updated>2010-01-04T04:00:08.434-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='night vision'/><title type='text'>MEMBUAT EFFECT NIGHT VISION</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="5" style="color: #fff2cc; display: inline; float: left; font-family: inherit; width: 559px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center" colspan="2"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="efek nightvision photoshop" src="http://img222.imageshack.us/img222/6227/nightvisionresultqw3.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="justify" colspan="2"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1. Pernah memakai nightvision ? Kalo belum kita bisa mengimajinasikan foto kita apabila dilihat memakai nightvision.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2. Buka salah satu koleksi foto yang kalian punya. Lalu desaturisasikan dengan menekan ctrl+shift+U.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" src="http://img222.imageshack.us/img222/9602/nightvisionstep01bc7.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3. Buat sebuah layer baru dan isi backgroundnya dengan warna putih. Tambahkan filter Noise dengan settingan sebagai berikut: Monochromatic, Uniform, Amount=60%.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" src="http://img222.imageshack.us/img222/4097/nightvisionstep02ms3.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4. Beri efek motion blur (Filter&amp;gt;Blur&amp;gt;Motion Blur) dengan angle=0 dan distance=999. Lakukan hal ini 2 atau 3 kali sampai garisnya terlihat solid.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" src="http://img222.imageshack.us/img222/6444/nightvisionstep03yt8.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5. Tambahkan efek Lighting (Filter&amp;gt;Render&amp;gt;Lighting Effects) dengan komposisi seperti gambar disamping. Lalu jadikan blending modenya ‘Multiply’ (pilih layer yang bersangkutan kemudian pilih multiply dari drop down menu).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" src="http://img222.imageshack.us/img222/1857/nightvisionstep04pi7.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6. Buat sebuah layer baru, isi dengan warna putih dan beri efek noise (Filter&amp;gt;Noise&amp;gt;add Noise) namun kali ini besarnya hanya 25%.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" src="http://img222.imageshack.us/img222/4756/nightvisionstep05hv8.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7. Berikan Lighting Effect seperti settingan pada nomor 5. Lalu atur blending modenya menjadi ‘Soft Light’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" src="http://img222.imageshack.us/img222/5622/nightvisionstep06dn3.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;8. Duplikasi layer ini lalu ubah transparansi (opacity) layer yang baru menjadi 50%. Terakhir ganti blending modenya menjadi ‘Overlay’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" src="http://img222.imageshack.us/img222/7155/nightvisionstep07qu2.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;9. Selesai !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" src="http://img222.imageshack.us/img222/1484/nightvisionstep08gj8.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-5598863829997018830?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/5598863829997018830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/membuat-effect-night-vision.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/5598863829997018830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/5598863829997018830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/membuat-effect-night-vision.html' title='MEMBUAT EFFECT NIGHT VISION'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-1192284238343477706</id><published>2009-11-14T22:07:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T06:34:51.407-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news in design'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h1 class="single-title entry-title" style="color: #fff2cc;"&gt;Kesalahan Fatal Pembuat Tutorial Photoshop&lt;/h1&gt;&lt;div class="byline" style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span class="byline-prep byline-prep-author text"&gt;By&lt;/span&gt; &lt;span class="author vcard"&gt;&lt;a class="url fn n" href="http://dkustanto.blogspot.com/author/lizardwijanarko/" linkindex="154" title="Lizard Wijanarko"&gt;dkustanto&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="byline-prep byline-prep-published text"&gt;on&lt;/span&gt; &lt;abbr class="published" title="Monday, September 14th, 2009, 4:41 am"&gt;September 14, 2009&lt;/abbr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; text-align: justify;"&gt;Lumrah adanya jika orang melakukan kesalahan, kekurangan dan lalai. Saya akan mengungkapkan kesalahan pada para pembuat tutorial di internet, lebih tepatnya pembuat tutorial photoshop. Para netter yang suka desain terutama digital imaging dengan basic photoshop seringkali kesulitan menerapkan tutorial yang didapatnya dari internet. Banyak alasan yang mendasari hal ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span id="more-202"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="color: #fff2cc;"&gt;Kesalahan ini umumnya dilakukan oleh para netter pemula dalam bidang pembuatan tutorial, namun bukan karena masih barunya yang menjadi alasan. Sebenarnya yang menjadi pokok permasalahan di sini adalah kurangnya simulasi menjadi pembaca tutorial (target pembaca), memperlakukan diri sebagai pembaca. Membuat tutorial berarti memahamkan seseorang (pembaca) akan hal tertentu, dalam hal ini adalah materi photoshop.Acap kali kita membuat artikel hanya untuk menulis saja, tanpa memperhitungkan dari sisi pembaca dalam memahami isi artikel yang ditulis.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Memang menulis itu baik, dianjurkan malah. Akan lebih baik lagi jika postingan artikel dapat dipahami atau hingga dipraktekkan oleh pembaca sampai ada efek imbal balik dari pembaca dengan memakai komentar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Kesalahan-kesalahan yang seringkali dilakukan oleh pembuat tutorial photoshop adalah:&lt;br /&gt;1. Resource yang dipakai dalam pembuatan tutorial tidak disertakan&lt;br /&gt;Tidak menyertakan resource berarti para pembaca akan kebingungan dalam mengaplikasikan tutorial yang sedang dibaca sebagai pembuktian bahwa tutorial tersebut bisa dipakai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Perlu diketahui bahwa pembaca melakukan beberapa reaksi ketika membaca tutorial. Reaksi ini bermacam-macam adanya. Tergantung dari bagus tidaknya tutorial dan segi pembaca itu sendiri (suka tidak suka). Jika dijabarkan, reaksi ini berupa step by step (urut).&lt;br /&gt;a. Pembaca akan melihat perbandingan sebelum dan sesudah&lt;br /&gt;b. Menentukan bahwa tutorial ini layak dibaca atau tidak, jika layak dilanjutkan pada urutan selanjutnya&lt;br /&gt;c. Membaca keseluruhan tutorial (khusus untuk pembaca yang bisa menggunakan photoshop akan menentukan bahwa tutorial ini bisa dilakukan atau tidak)&lt;br /&gt;d. Menerapkan tutorial yang telah dibaca&lt;br /&gt;e. Mencari resource yang bisa digunakan&lt;br /&gt;f. Jika selesai menerapkan tutorial melakukan komentar atau browsing tutorial lainnya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Bisa dilihat dari reaksi pembaca diatas, maka untuk pembuat tutorial harus memahami bahwa memperlakukan sesuai tutorial (mencoba melakukan sendiri) merupakan reaksi umum para pembaca. Jika resource yang dipakai tidak sesuai seringkali menyebabkan masalah dalam menerapkan tutorial. Jika menggunakan resource pengganti berpotensi tutorial tidak bisa diterapkan dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Resource yang saya maksud diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="color: #fff2cc;"&gt;a. Paths&lt;br /&gt;b. Swatches&lt;br /&gt;c. Gradients&lt;br /&gt;d. Contours&lt;br /&gt;e. Custom shapes&lt;br /&gt;f. Tools&lt;br /&gt;g. Brushes&lt;br /&gt;h. Patterns&lt;br /&gt;i. Actions&lt;br /&gt;j. Plugins&lt;br /&gt;k. Fonts&lt;br /&gt;l. Daftar warna&lt;br /&gt;m. Styles&lt;br /&gt;n. Images&lt;br /&gt;o. File Psd&lt;br /&gt;p. Dan lain sebagainya dengan sifat sejenis&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;2. Tidak ada referensi detail tata cara memperlakukan resorce yang dipakai&lt;br /&gt;Berbagai hal dapat terjadi untuk menerapkan tutorial jika menggunakan resource. Kita akan menganggap bahwa para pembaca adalah newbie yang baru kenal photoshop. Para pembaca inilah yang biasanya tidak bisa menerapkan tutorial. Contoh style, para pembaca newbie tidak bisa memasukkan style dalam photoshop, memperlakukan style dan tidak tahu letak style. Hal ini mengganggu efek belajar, lebih ekstrem lagi jika menentukan bahwa website kita memiliki sistem yang tidak membantu para pembacanya dan ogah ketok pintu di website kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;3. Tidak ada perbandingan sebelum dan sesudah&lt;br /&gt;Perbandingan sebelum dan sesudah ini layaknya teaser dalam sebuah movie. Membuat pembaca tertarik untuk membaca isi tutorial lebih lanjut. Ini bukanlah hal utam, tetapi memberikan kesan pertama adalah kunci menarik calon pembaca menjadi pembaca yang loyal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;4. Link referensi dan resource menggunakan hosting diluar hosting pribadi&lt;br /&gt;Seringkali saya menerapkan tutorial photoshop dan resource saya peroleh dari hosting dari luar. Misalnya rapidshare, flicker, deviantArt, webrush, ziddu dan lain sebagainya. Jika filenya ada sih gak masalah. Tapi seringkali pula link diblokir, file dihapus dan lain sebagainya yang intinya resource tidak bisa didapatkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;File yang tidak ada ini akan mematahkan semangat pembaca yang menerapkan tutorial. Sangat disayangkan jika minat tutorial yang sebelumnya untuk belajar mengajar ternyata hanya sebagai nampang doank dan efek affiliasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Tentunya akan terasa nyaman jika kita menggunakan hosting pribadi, walaupun hali ini membutuhkan tenaga lebih. Tapi ini semua akan sepadan dengan apa yang kita dapatkan, imbal balik pembaca. Bagus buat referensi pembaca untuk teman dan kolega, bisa menambah pembaca. Tenaga lebih yang saya maksud disini adalah biaya, waktu dan upload-download dsb. Untuk hosting, kita bisa menggunakan hosting gratis jika tidak ada biaya lebih, saya sarankan menggunakan 00fees.net.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;5. Menggunakan hasil dari aplikasi lain (tidak full photoshop)&lt;br /&gt;Terkadang tutorial menggunakan hasil olahan dari aplikasi selain photoshop, diataranya: xara3d, 3dxmax, illustrator, pixelmator, dll. Singkatnya tutorial bisa diterapkan jika sudah memahami aplikasi lainnya. Hal ini membuat efek tutorial based tutorial. Pembaca harus mencari tutorial lain dalam menerapkan tutorial yang kita buat. Pastinya, bagi pembaca yang tidak memahami aplikasi lain tersebut malas untuk menerapkan tutorial yang kita buat kecuali tutorial yang dibuat memang layak dan sangat amat dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;6. Meyertakan gambar tutorial dalam satu halaman&lt;br /&gt;Banyak tutorial photoshop yang saya temui menyertakan gambar dalam satu halaman yang tidak kalah heboh adalah gambar yang dicantumkan merupakan gambar dengan dimensi yang cukup besar. Mencuri bandwith-nya kelewatan. Ini lebih kepada kepada kontinuitas keterbacaan tutorial yang kita buat. Kita tahu tidak semua pembaca mempunyai bandwith besar, lebih-lebih Indonesia. Kita bisa menerapkan cara klik perbesar untuk langkah antisipasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;7. Memakai bahasa alien&lt;br /&gt;Memakai bahasa alien ini berarti menggunakan bahasa-bahasa yang sulit dipahami oleh pembaca. Bahasa ilmiah atau bahasa keren seringkali hilir mudik di tutorial-tutorial design termasuk tutorial photoshop.Pun juga pemilihan kata tidak tepat juga menimbulkan efek samping terhadap keterbacaan tutorial. Gunakan bahasa sewajarnya saja demi kenyamanan pembaca.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;8. Tidak ada tata cara / sistem penulisan berkelanjutan&lt;br /&gt;Saya akan mencontohkan tata cara penulisan ini layaknya pembuatan skripsi. Semua mahasiswa akan membuat tulisannya dengan tata cara yang sama dengan hasil yang sama. Covernya sama, font yang dipakai sama, ukuran font yang sama, letak halaman pembahasan yang sama dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Tata cara disini bukan berarti seperti skripsi, tetapi lebih condong terhadap tata cara kita menuliskan tutorial, dari tutorial satu sampai tutorial selanjutnya menggunkan teknik penulisan yang sama. Perbedaan-perbedaan tata cara akan membingungkan pembaca dalam memahami artikel dan mempelajari lagi mulai dari awal untuk memahami tata penulisan artikel. Lebih baik jika kita sudah menentuan sekian tata cara dan setia menggunakannya jangan sering berubah, bikin bingung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;9. File psd (resource) dan tutorial tidak sinkron&lt;br /&gt;Ada sekian banyak website yang menyertakan file psd, namun aneh jika tutorial yang dituliskan tidak sesuai dengan hasil (psd). Langkah-langkah yang dipakai berbeda, saya bandingkan dan geleng-geleng kepala. “Ini benar file psd utnuk tutorial ini gak ya..?”. Sudah capek-capek download psd kapasitas bongsor, eh ternyata hasilnya ga sesuai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Kesan pertama ketika melihat hasil perbandingan biasanya menyatakan bahwa tutorial tidak valid. Bohong-bohongan. Dan harus analisa langkah penerapan yang ada di psd, so tutorialnya ga fungsi (capek dech).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;10. Step by step tutorial tidak sesuai / tidak lengkap&lt;br /&gt;Tak banyak memang website yang konsisten dalam pembuatan tutorial dan mengerti bagaimana seharusnya tutorial harus ditulis. Kebanyakan tutorial dibuat sering skip langkah (ada beberapa langkah yang dilupakan, tidak disertakan dianggap semua pembaca pasti mengerti). Bagaimana mungkin penerapan tutorial bisa rampung jika ada langkah tertentu tidak disertakan, kita tahu bahwa kurang satu langkah dalam photoshop akan berakibat fatal dengan tidak tercapainya image yang kita harapkan lebih artistik, yang ada malah tambah jelek. Sebaiknya langkah-langkah yang seringkali dipakai dibuatkan artikel tersendiri, jadi tinggal memasukkan link ke artikel tersebut jika tutorial tersebut menggunakan teknik yang sama (sebenarnya, hal ini juga kurang disukai pembaca karena harus buka-buka halaman lain, tidak langsung rampung dalam satu tutorial, lebih baik disertakan dalam satu bahasan tutoraial alias tidak parsial).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;11. Tutorial tidak bisa diterapkan untuk semua image&lt;br /&gt;Paling sering terjadi. Contoh paling riil adalah efek infrared menggunakan photoshop. Teknik yang dipakai dalam tutorial ini acap kali tidak bisa diterapkan pada semua image. Begitu pula tidak dijelaskan mengapa hal ini terjadi demi mengurangi segi perbedaan hasil penerapan tutorial.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Lebih baik dicoba dulu teknik yang akan ditulis dengan menggunakan image lainnya, bila perlu 5 image yang berbeda , sehingga kita tahu bahwa perbedaan hasil dalam penerapan tutorial bisa berkurang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Tutorial tidak bisa diterapkan untuk semua image biasanya disebabkan oleh perbedaan image pada&lt;br /&gt;a. Tingkat iluminasi&lt;br /&gt;b. Resolusi&lt;br /&gt;c. Warna&lt;br /&gt;d. Lensa yang dipakai dalam menghasilkan image (infrared/IR misalnya)&lt;br /&gt;e. Brightnes/contrast&lt;br /&gt;f. Ukuran image&lt;br /&gt;g. dsb&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;12. Versi photoshop tidak spesifik&lt;br /&gt;Ada beberapa tool yang hanya dimiliki photoshop pada versi tertentu. Melibatkan tool yang bersifat unik ini juga menyebakan tidak bisa diterapkannya tutorial. Lebih baik jika tutorial dibuat juga menyertakan versi sehingga pembaca bisa menentukan diterapkan atau tidaknya tutorial tertuju.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Semoga tulisan ini bisa menginspirasi para pembuat tutorial untuk memperhatikan segi pembaca, terutama para pembuat tutorial photoshop. Hingga tutorial yang dibuat bisa dibaca, diterapkan, dan dipahami sehingga mempunyai makna pengajaran dan bermanfaat bagi pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;Sekian, terima kasih.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-1192284238343477706?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/1192284238343477706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/kesalahan-fatal-pembuat-tutorial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/1192284238343477706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/1192284238343477706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/kesalahan-fatal-pembuat-tutorial.html' title=''/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-6466718149337688282</id><published>2009-11-14T21:51:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T06:34:51.408-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news in design'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Membedakan foto asli dan rekayasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="byline" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;By &lt;a class="url fn n" href="http://www.dkustanto.blogspot.com/" linkindex="64" title="Lizard Wijanarko"&gt;dkustanto&lt;/a&gt; on &lt;abbr class="published" title="Friday, September 11th, 2009, 2:51 am"&gt;September 11, 2009&lt;/abbr&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa.png" imageanchor="1" linkindex="65" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa" border="0" class="size-full wp-image-159 alignleft" height="200" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada satu orang di Idonesia yang seringkali dimintai pertolongan untuk membedakan foto asli dan rekayasa, Roy Suryo. Sebenarnya cara yang dilakukannya cukup mudah dan Anda pun bisa. Sering kali pula saya mencoba sendiri rekayasa foto untuk keperluan manipulasi prewedding ataupun keinginan pembuatan portofolio. &lt;span id="more-149"&gt;&lt;/span&gt;Sudah pasti cara yang saya lakukan ini juga seringkali dipakai oleh orang-orang yang menginginkan membuat sensasi di internet dengan memunculkan foto-foto porno hasil editan software grafis, yang membedakan hanya objek dan tujuannya atuaupun teknik manipulasinya. Bagaimana cara membedakan itu foto asli atau rekayasa? Ini hampir sama dengan cara seorang detektif yang menggunakan reka ulang, karena setiap kejadian pasti akan menimbulkan jejak. Nah, jejak inilah yang akan kita cari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;1. Meta data&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk membaca meta data sebuah file gambar, Anda bisa menggunakan windows explorer. Klik kanan pada gambar digital Anda &amp;gt; Properties &amp;gt; Summary &amp;gt; Advanced. Dalam foto yang asli bidikan kamera, ada informasi yang dapat dibaca di bagian &lt;i&gt;equpment make&lt;/i&gt; (pada contoh gambar satu adalah sony), dan informasi jenis kamera. Jika foto ini hasil rekayasa, biasanya tidak ada informasi detail seperti contoh ataupun juga jenis kamera yang tidak support summary data. Foto asli biasanya menyertakan data IPTC, History, dan Origin, bila ada copyright juga akan dimasukkan dalam meta data ini. Meskipun dengan meta data kita bisa mengetahui foto yang asli atau bukan, sebuah foto hasil rekayasa juga bisa dimasukkan meta data yang mirip foto yang asli. Meta data juga bisa anda temukan dengan menggunakan software, bisa menggunakan adobe photoshop dengan cara klik menu File &amp;gt; File Info atau dengan software&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dengan properties" class="aligncenter size-full wp-image-150" height="499" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_dengan_properties.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa dengan properties" width="358" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 1. metadata summary properties WinExplorer&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa menggunakan photoshop" class="aligncenter size-full wp-image-151" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_photoshop.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa menggunakan photoshop" width="450" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://localhost/wordpress/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_photoshop.png" linkindex="66"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Gambar2. metadata menggunakan adobe photoshop&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa menggunakan acdsee" class="aligncenter size-full wp-image-152" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_acdsee.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa menggunakan acdsee" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://localhost/wordpress/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa_acdsee.png" linkindex="67"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Gambar 3. metadata menggunakan ACDSEE&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;2. Sumber cahaya yang berbeda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada foto asli, sumber cahaya datang dari satu arah dan berlaku pada objek-objek lain dalam foto tersebut. Misalnya sama-sama cahaya matahari atau lampu. Intensitas cahaya yang berbeda antar bagian juga menunjukkan foto tersebut hasil rekayasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Misalnya dalam potongan foto gambar empat , terlihat cahaya datang tepat dari depan mengenai wajah, cahaya datang dari atas mengenai bantal. Kemudian ada bayang-bayang di bantal yang menandakan cahaya berasal dari samping kiri. Arah sumber cahaya yang berbeda-beda ini menyimpulkan bahwa foto ini adalah rekayasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari cahaya" class="aligncenter size-full wp-image-153" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-cahaya.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari cahaya" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 4. perbedaan arah cahaya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;3. Pola ketajaman pixel gambar yang tidak sama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebuah foto asli dalam format JPG, seharusnya memiliki pola yang sama baik itu di bagian wajah, tubuh, atau background. Pola ini dapat dilihat jika foto tersebut di zoom hingga kelihatan piksel-pikselnya. Dalam contoh ini, pola wajah terlihat sangat halus, dan pola background terlihat sangat kasar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan pola pixel" class="aligncenter size-full wp-image-154" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-perbedaan-pola-pixel.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan pola pixel" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 5. &lt;/i&gt;&lt;i&gt;Pola ketajaman pixel gambar yang tidak sama&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;4. Efek blur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan Adobe Photoshop atau software pengolah gambar yang lain, zoom sebuah foto hingga setiap satu piksel kelihatan jelas (misalnya zoom 1000%). Piksel-piksel yang baur, menunjukkan foto itu telah direkayasa dengan efek blur. Contoh berikut ini menunjukkan bahwa daerah 1 adalah asli, sedangkan daerah 2 adalah rekayasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari efek blur" class="aligncenter size-full wp-image-155" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-efek-blur.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari efek blur" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 6. Perbedaan blur pada linkaran 1 dan 2&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;5. Perbatasan yang tidak sempurna&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Foto hasil rekayasa yang merupakan gabungan dua buah foto atau lebih, misalnya wajahnya milik artis tertentu tetapi tubuhnya milik orang lain, memiliki perbatasan (sambungan) yang kurang sempurna (misalnya di bagian leher atau dagu, badan dengan background).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan tepian" class="aligncenter size-full wp-image-156" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-perbedaan-tepian.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan tepian" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 7.  Pengubahan gambar terutama tepian adalah trik yang paling sering dilakukan&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;6. Perbedaan warna kulit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Foto Jihan Fahira ini menunjukkan foto rekayasa, Karena perbedaan warna kulit antara wajah dengan leher atau tubuh. Juga berbeda dari arah datang cahaya dan intensitas cahaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan warna" class="aligncenter size-full wp-image-157" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-perbedaan-warna.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari perbedaan warna" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 8.  Perbedaan warna pipi kiri dan kanan cukup terlihat&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;7. Proporsi tubuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Foto asli, selalu memberikan proporsi tubuh yang ideal, misalnya perbandingan kepala dengan leher, perbandingan kepala dengan badan. Jika orang yang merekayasa foto kurang terampil, perbandingan yang ada tidak natural.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="membedakan foto asli dan rekayasa dari proporsi" class="aligncenter size-full wp-image-158" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/09/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-dari-proporsi.png" title="membedakan foto asli dan rekayasa dari proporsi" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gambar 9.  Proporsi tubuh anak letak kanan tidak sesuai &lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;dengan dua anak letak kiri&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;8. Logika&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Meskipun kita telah menggunakan teknik-teknik pendeteksian di atas atau yang lebih canggih (analisis histogram, error level, dan gray level yang biasa dilakukan orang profesional) untuk menyelidiki suatu foto itu asli atau rekayasa,&amp;nbsp; jika orang yang merekayasa foto tersebut sangat mahir, hasil fotonya kelihatan benar-benar asli dan natural. Dalam kasus ini kita menggunakan logika sebagai manusia, misalnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Tidak mungkin seorang artis atau orang berpengaruh telanjang di depan kamera tanpa ada keterangan resmi beserta pengakuan, jika Anda melihat foto tersebut, pasti itu foto rekayasa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Sandra dewi memiliki bentuk tubuh yang ideal;&amp;nbsp; jika Anda melihatnya ada perbedaan bentuk tubuh, muka dan sebagainya dalam beberapa foto; berati salah satu dari foto itu adalah rekayasa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Justifikasi adalah hal yang kurang bijaksana untuk menyikapi foto-foto rekayasa yang sebagian banyak terjadi di Indonesia apalagi di luar, kita akan terpedaya jika tidak hati-hati terhadap foto-foto tersebut jika kita menyangkanya adalah foto asli padahal adalah rekayasa orang-orang yang mengingikan popularitas bisa satu pihak atau beberapa pihak. Semoga manfaat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-6466718149337688282?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/6466718149337688282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-by.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/6466718149337688282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/6466718149337688282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/membedakan-foto-asli-dan-rekayasa-by.html' title=''/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-1636129221547040005</id><published>2009-11-14T21:41:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T06:24:39.867-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sony ericson project'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h1 class="single-title entry-title"&gt;membuat logo dengan photoshop&lt;/h1&gt;&lt;div class="byline"&gt;By dkustanto on &lt;abbr class="published" title="Saturday, November 7th, 2009, 5:01 pm"&gt;November 1, 2009&lt;/abbr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Cara belajar photoshop cs3 mudah dengan tutorial photoshop yang ada di&lt;a href="http://www.dkustanto.blogspot.com/" linkindex="54" target="_blank" title="tutorial photoshop as photoshop tutorials"&gt; blog saya&lt;/a&gt;. Pada tutorial membuat logo dengan photoshop ini saya akan membuat sebuah logo Sony Ericsson. Karena kita mencontoh atau membuat logo yang sudah ada sebelumnya maka saya kategorikan tutorial ini pada tutorial photoshop tingkat dasar. Anda akan belajar bagaimana cara menggunakan tool path, gradasi, style dan mengaplikasikan efek-efek photoshop yang sederhana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="more-666"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Buat dokumen baru pada photoshop ( CTRL +N) dengan pengaturan opsi sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Width : 500 px&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Height : 500 px&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Resolution : 72 px/inc&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Background : White&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Buat lingkaran menggunakan shapping elipse tool dengan opsi sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop" class="aligncenter size-full wp-image-664" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop.png" title="membuat logo dengan photoshop" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Buat efek photoshop menggunakan style caranya dengan memilih menu Layer &amp;gt; Layer style &amp;gt; Blending Options, sesuaikan pengaturan opsi sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 2" class="aligncenter size-full wp-image-651" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-2.png" title="membuat logo dengan photoshop 2" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 3" class="aligncenter size-full wp-image-1356" height="300" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-3.png" title="membuat logo dengan photoshop 3" width="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 4" class="aligncenter size-full wp-image-1357" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-4.png" title="membuat logo dengan photoshop 4" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 5" class="aligncenter size-full wp-image-1359" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-5.png" title="membuat logo dengan photoshop 5" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Style bisa didownload disini. Cara menambahkan style logo sony ericsson ini bisa dibaca disini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Buat layer baru dengan klik menu layer &amp;gt; new &amp;gt; layer , pilih tool brush, ubah warna dasarnya gunakan warna #deff00, ukuran brush: 70 px, mode: normal. Sapukan brus tersebut hingga menjadi seperti gambar di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 6" class="aligncenter size-full wp-image-670" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-6.png" title="membuat logo dengan photoshop 6" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Buat layer baru sekali lagi, tekan tombol keyboard ctrl + klik pada shape 1 (posisi layer terpilih adalah layer 2), klik rectangular marquee tool pada toolbox. Klik kanan pada seleksi (garis tipis beranimasi) pilih transform selection tool. Klik maintain aspect ratio dan ubah ukuran height ( H ) menjadi 70 selesaikan dengan menekan tombol enter dua kali&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 7" class="aligncenter size-full wp-image-671" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-7.png" title="membuat logo dengan photoshop 7" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Buat gradasi dengan setting mode radial, tarik dari kiri atas ke kanan bawah:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 8" class="aligncenter size-full wp-image-672" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-8.png" title="membuat logo dengan photoshop 8" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 9" class="aligncenter size-full wp-image-1363" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-9.png" title="membuat logo dengan photoshop 9" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Buat layer baru ( pilih menu layer &amp;gt; new &amp;gt; layer ).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8. Pilih brush yang kedua menggunakan warna hijau muda #afef29( klik pada palete warna set foreground colour) dengan ukuran 175 px klik sekali pada posisi kiri atas. Ubah ukuran brush menjadi 100px ubah warnanya menjadi putih, klik sekali pada posisi kiri atasi pas ditengah brush sebelumnya hingga menjadi seperti gambar berikut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 10" class="aligncenter size-full wp-image-1370" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-10.png" title="membuat logo dengan photoshop 10" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;9. Hilangkan seleksi dengan cara klik menu select &amp;gt; deselect.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;10. Duplikat shape 1 dengan cara klik anan pada layer shape 1 &amp;gt; duplicate &amp;gt; ok. Geser posisi layer shape copy 1 diatas layer lingkaran elipse di atasnya dengan cara klik layer shape copy hingga ke atas layer 3. Hapus semua style yang ada pada layer shape copy 1 dengan cara klik drag effect ke delete layer yang ada di posisi bawah layer palete dengan ikon tong sampah. KLik kanan pada layer shape copy 1 &amp;gt;blending options. KLik pada gradient overlay dan ubah warna hitam menjadi #8d8c8c dan ubah angle menjadi 60 &amp;gt; KLik OK untuk mengaplikasikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 11" class="aligncenter size-full wp-image-1371" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-11.png" title="membuat logo dengan photoshop 11" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;11. Pilih  elipse tool ubah menjadi mode shape substract (atow sambil nge-shape pencet ALT)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 12" class="aligncenter size-full wp-image-673" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-12.png" title="membuat logo dengan photoshop 12" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;12. Ganti tool menjadi path selection tool pada toolbar, seleksi oval substract dengan acara klik ada area oval. Transform rotate [baru CTRL+T], miringkan 35,8 derajad dan tekan dua kali untuk mengakhiri hingga menjadi seperti gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 13" class="aligncenter size-full wp-image-1373" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-13.png" title="membuat logo dengan photoshop 13" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;13. Edit pointnyna dengan add anchor point sehingga menyerupai gambar berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 14" class="aligncenter size-full wp-image-1374" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-14.png" title="membuat logo dengan photoshop 14" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;14. Buat satu lagi elipse dengan metode yang sama dengan cara di atas posisikan pada tengah2 lingkaran, atur titik pathnya seperti gambar berikut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 15" class="aligncenter size-full wp-image-1376" height="300" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-15.png" title="membuat logo dengan photoshop 15" width="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;15. Klik layer background dan ubah menjadi warna gradasi menggunakan gradient tool mode linear.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 16" class="aligncenter size-full wp-image-1381" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-16.png" title="membuat logo dengan photoshop 16" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;16. Logo sudah jadi, agar tampak menarik mari kita buat efek mirror dengan cara seleksi semua layer yang ada menggunakan klik layer diatas layer background + shift klik pada layer paling atas, geser layer yang terseleksi ke ikon new layer (bentuknya seperti kertas )pada bagian bawah palete layer dengan cara klik drag &amp;amp; drop. Akan muncul semua layer tercopy. KLik kanan pada salah satu layer yang terseleksi dan pilih merger layers sehingga layer terseleksi (duplikat layer) menjadi satu bagian. Lakukan transformasi pada layer tersebut dengan cara klik menu edit &amp;gt; free transform, geser anchor atas tengah menuju posisi paling bawah dokumen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 17" class="aligncenter size-full wp-image-1382" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-17.png" title="membuat logo dengan photoshop 17" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;17. Buat layer baru diatas shape 1 copy dengan cara klik satu kali pada ikon new layer. Ctrl + klik pada layer shape 1 copy 3 ( hasil merger) sehingga terlihat seleksi pada area tersebut. Buat gradasi foreground to transparent , pastikan foreground dan background berwarna #dad9d9. Buat masking dengan cara sambil tekan tombol ALT + klik diantar layer 4 dan layer shape 1 copy 3. Sapukan pada layer 4 untuk area terseleksi sehingga akan tampil seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="membuat logo dengan photoshop 18" class="aligncenter size-full wp-image-674" height="270" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/membuat-logo-dengan-photoshop-18.png" title="membuat logo dengan photoshop 18" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;18. Tinggal diberi hiasan dikit plus tulisannya. Sudah jadi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img alt="logo sony ericsson" class="aligncenter size-full wp-image-1384" height="500" src="http://www.ahlidesain.com/wp-content/uploads/2009/11/logo-sony-ericsson.png" title="logo sony ericsson" width="500" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-1636129221547040005?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/1636129221547040005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/son-ericsom-logo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/1636129221547040005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/1636129221547040005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/son-ericsom-logo.html' title=''/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-6702131461168937783</id><published>2009-11-14T20:59:00.000-08:00</published><updated>2009-11-14T20:59:53.193-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H17X0czI/AAAAAAAAAdk/c9IBMP5EOow/s1600-h/amy-winehouse.jpg" imageanchor="1" linkindex="136" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H17X0czI/AAAAAAAAAdk/c9IBMP5EOow/s200/amy-winehouse.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H3HOhXfI/AAAAAAAAAds/NWVwQ8_yYHc/s1600-h/angelina-jolie.jpg" imageanchor="1" linkindex="137" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H3HOhXfI/AAAAAAAAAds/NWVwQ8_yYHc/s200/angelina-jolie.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H4XtafAI/AAAAAAAAAd0/KHd_7iLpDvU/s1600-h/audrina-patridge.jpg" imageanchor="1" linkindex="138" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H4XtafAI/AAAAAAAAAd0/KHd_7iLpDvU/s200/audrina-patridge.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H52FG2UI/AAAAAAAAAd8/bwiNxuHIOe4/s1600-h/brad-pitt.jpg" imageanchor="1" linkindex="139" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H52FG2UI/AAAAAAAAAd8/bwiNxuHIOe4/s200/brad-pitt.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H7Si9OUI/AAAAAAAAAeE/3DU9nwiH7io/s1600-h/christina-aguilera.jpg" imageanchor="1" linkindex="140" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H7Si9OUI/AAAAAAAAAeE/3DU9nwiH7io/s200/christina-aguilera.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H81LS_gI/AAAAAAAAAeM/FOrnQYJ6kd8/s1600-h/christina-ricci.jpg" imageanchor="1" linkindex="141" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H81LS_gI/AAAAAAAAAeM/FOrnQYJ6kd8/s200/christina-ricci.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H-m4cKRI/AAAAAAAAAeU/7A21XS2tCag/s1600-h/david-beckham1.jpg" imageanchor="1" linkindex="142" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H-m4cKRI/AAAAAAAAAeU/7A21XS2tCag/s200/david-beckham1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IAayWQoI/AAAAAAAAAec/C-BbX2lPlVo/s1600-h/dwayne-johnson-aka-the-rock.jpg" imageanchor="1" linkindex="143" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IAayWQoI/AAAAAAAAAec/C-BbX2lPlVo/s200/dwayne-johnson-aka-the-rock.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-ICCIdSJI/AAAAAAAAAek/zLFNVLPBLk0/s1600-h/eliza-dushku.jpg" imageanchor="1" linkindex="144" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-ICCIdSJI/AAAAAAAAAek/zLFNVLPBLk0/s200/eliza-dushku.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IDvtpBmI/AAAAAAAAAes/sXmuInkJJEI/s1600-h/heidi-klum.jpg" imageanchor="1" linkindex="145" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IDvtpBmI/AAAAAAAAAes/sXmuInkJJEI/s200/heidi-klum.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IE0vlnNI/AAAAAAAAAe0/oVP7EZo2dUI/s1600-h/jessica-alba.jpg" imageanchor="1" linkindex="146" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IE0vlnNI/AAAAAAAAAe0/oVP7EZo2dUI/s200/jessica-alba.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IGCf9H2I/AAAAAAAAAe8/uYgztWiQUW0/s1600-h/johnny-depp.jpg" imageanchor="1" linkindex="147" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IGCf9H2I/AAAAAAAAAe8/uYgztWiQUW0/s200/johnny-depp.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IHnXDn-I/AAAAAAAAAfE/fAH-1naKsJU/s1600-h/katie-price.jpg" imageanchor="1" linkindex="148" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IHnXDn-I/AAAAAAAAAfE/fAH-1naKsJU/s200/katie-price.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IJZPbz1I/AAAAAAAAAfM/mR4QLSrT1kc/s1600-h/kat-von-d.jpg" imageanchor="1" linkindex="149" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IJZPbz1I/AAAAAAAAAfM/mR4QLSrT1kc/s200/kat-von-d.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IKl634iI/AAAAAAAAAfU/Rv3BJ3Mf78E/s1600-h/lady-gaga1.jpg" imageanchor="1" linkindex="150" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IKl634iI/AAAAAAAAAfU/Rv3BJ3Mf78E/s200/lady-gaga1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IML88A5I/AAAAAAAAAfc/nVkdxkSlirg/s1600-h/lindsay-lohan1.jpg" imageanchor="1" linkindex="151" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IML88A5I/AAAAAAAAAfc/nVkdxkSlirg/s200/lindsay-lohan1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-INlZ-llI/AAAAAAAAAfk/xGiTSjS74-Y/s1600-h/megan-fox.jpg" imageanchor="1" linkindex="152" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-INlZ-llI/AAAAAAAAAfk/xGiTSjS74-Y/s200/megan-fox.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IPMkMRTI/AAAAAAAAAfs/s2GJkQdIMEI/s1600-h/mike-tyson1.jpg" imageanchor="1" linkindex="153" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IPMkMRTI/AAAAAAAAAfs/s2GJkQdIMEI/s200/mike-tyson1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IQcZKG-I/AAAAAAAAAf0/YZXYLg-EIms/s1600-h/pamela-anderson.jpg" imageanchor="1" linkindex="154" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IQcZKG-I/AAAAAAAAAf0/YZXYLg-EIms/s200/pamela-anderson.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IRxPuj9I/AAAAAAAAAf8/g8Q0aPYvslE/s1600-h/penelope-cruz.jpg" imageanchor="1" linkindex="155" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IRxPuj9I/AAAAAAAAAf8/g8Q0aPYvslE/s200/penelope-cruz.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-ITcidAUI/AAAAAAAAAgE/GkggNPnt3Y0/s1600-h/pink.jpg" imageanchor="1" linkindex="156" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-ITcidAUI/AAAAAAAAAgE/GkggNPnt3Y0/s200/pink.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IUx-UwaI/AAAAAAAAAgM/eZkQO7yn4po/s1600-h/rihanna1.jpg" imageanchor="1" linkindex="157" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IUx-UwaI/AAAAAAAAAgM/eZkQO7yn4po/s200/rihanna1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IWDcwz0I/AAAAAAAAAgU/DsezYI4pSJE/s1600-h/robbie-williams.jpg" imageanchor="1" linkindex="158" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IWDcwz0I/AAAAAAAAAgU/DsezYI4pSJE/s200/robbie-williams.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IX-BqZ-I/AAAAAAAAAgc/mBHLn02_jX0/s1600-h/scarlett-johansson.jpg" imageanchor="1" linkindex="159" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IX-BqZ-I/AAAAAAAAAgc/mBHLn02_jX0/s200/scarlett-johansson.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IZmRIWDI/AAAAAAAAAgk/Lp-0y8Ssp-w/s1600-h/sienna-miller.jpg" imageanchor="1" linkindex="160" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IZmRIWDI/AAAAAAAAAgk/Lp-0y8Ssp-w/s200/sienna-miller.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Ia2JuqyI/AAAAAAAAAgs/wc5xgTsQmvE/s1600-h/tommy-lee.jpg" imageanchor="1" linkindex="161" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Ia2JuqyI/AAAAAAAAAgs/wc5xgTsQmvE/s200/tommy-lee.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Ic97sytI/AAAAAAAAAg0/tWDpEgsAmhY/s1600-h/victoria-beckham.jpg" imageanchor="1" linkindex="162" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Ic97sytI/AAAAAAAAAg0/tWDpEgsAmhY/s200/victoria-beckham.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IfGkhbfI/AAAAAAAAAg8/tlmHnUlB6Mg/s1600-h/tila-tequila.jpg" imageanchor="1" linkindex="163" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-IfGkhbfI/AAAAAAAAAg8/tlmHnUlB6Mg/s200/tila-tequila.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-6702131461168937783?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/6702131461168937783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/blog-post_14.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/6702131461168937783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/6702131461168937783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/blog-post_14.html' title=''/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-H17X0czI/AAAAAAAAAdk/c9IBMP5EOow/s72-c/amy-winehouse.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-841385483788183542</id><published>2009-11-14T20:35:00.000-08:00</published><updated>2009-11-14T20:35:00.721-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DebmPogI/AAAAAAAAAbc/WUWq4V-7Nk8/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+2.jpg" imageanchor="1" linkindex="230" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DebmPogI/AAAAAAAAAbc/WUWq4V-7Nk8/s200/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DbNMj21I/AAAAAAAAAbU/Jlc4gYrAmkA/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+1.jpg" imageanchor="1" linkindex="231" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DbNMj21I/AAAAAAAAAbU/Jlc4gYrAmkA/s200/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-D2WBbXyI/AAAAAAAAAcU/YXupqSV9Rbc/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+9.jpg" imageanchor="1" linkindex="232" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-D2WBbXyI/AAAAAAAAAcU/YXupqSV9Rbc/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+9.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DtHUoedI/AAAAAAAAAbk/VwMapr_Gx0A/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+3.jpg" imageanchor="1" linkindex="233" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DtHUoedI/AAAAAAAAAbk/VwMapr_Gx0A/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Duq3H1jI/AAAAAAAAAbs/na51Wyzcn8Y/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+4.jpg" imageanchor="1" linkindex="234" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Duq3H1jI/AAAAAAAAAbs/na51Wyzcn8Y/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DwL-1ZaI/AAAAAAAAAb0/wsrWPnHPX4w/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+5.jpg" imageanchor="1" linkindex="235" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DwL-1ZaI/AAAAAAAAAb0/wsrWPnHPX4w/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+5.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Dx1AI12I/AAAAAAAAAb8/_N5xMHdmOyg/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+6.jpg" imageanchor="1" linkindex="236" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Dx1AI12I/AAAAAAAAAb8/_N5xMHdmOyg/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+6.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DzSsBUXI/AAAAAAAAAcE/xP-GGBaW9Lo/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+7.jpg" imageanchor="1" linkindex="237" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DzSsBUXI/AAAAAAAAAcE/xP-GGBaW9Lo/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+7.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-D0gjXurI/AAAAAAAAAcM/_-cu6GXCkEA/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+8.jpg" imageanchor="1" linkindex="238" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-D0gjXurI/AAAAAAAAAcM/_-cu6GXCkEA/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+8.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-EPAUzNoI/AAAAAAAAAck/S6MVgv3q9xI/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+19.jpg" imageanchor="1" linkindex="239" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-EPAUzNoI/AAAAAAAAAck/S6MVgv3q9xI/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+19.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-ES4zTmBI/AAAAAAAAAc0/q-ONszFMjbs/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+16.jpg" imageanchor="1" linkindex="240" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-ES4zTmBI/AAAAAAAAAc0/q-ONszFMjbs/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+16.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-ERAiuKTI/AAAAAAAAAcs/W0DollANzcY/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+17.jpg" imageanchor="1" linkindex="241" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-ERAiuKTI/AAAAAAAAAcs/W0DollANzcY/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+17.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-EcN1g30I/AAAAAAAAAc8/n-vkd_ZPBFI/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+15.jpg" imageanchor="1" linkindex="242" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-EcN1g30I/AAAAAAAAAc8/n-vkd_ZPBFI/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+15.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Edu6QB3I/AAAAAAAAAdE/CpVRvaF9V_8/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+14.jpg" imageanchor="1" linkindex="243" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Edu6QB3I/AAAAAAAAAdE/CpVRvaF9V_8/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+14.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Efq3CD8I/AAAAAAAAAdM/1S3XWV7JflQ/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+13.jpg" imageanchor="1" linkindex="244" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-Efq3CD8I/AAAAAAAAAdM/1S3XWV7JflQ/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+13.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-EhcP-_8I/AAAAAAAAAdU/dMomBbMhaiQ/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+12.jpg" imageanchor="1" linkindex="245" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-EhcP-_8I/AAAAAAAAAdU/dMomBbMhaiQ/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+12.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-841385483788183542?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/841385483788183542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/841385483788183542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/841385483788183542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/blog-post.html' title=''/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-DebmPogI/AAAAAAAAAbc/WUWq4V-7Nk8/s72-c/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-411545080029374706</id><published>2009-11-14T20:28:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T06:24:02.495-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='body piercing?'/><title type='text'>BODY PIERCING</title><content type='html'>&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-footer" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-CQzLTCJI/AAAAAAAAAbM/H_eTJSitf9I/s1600-h/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+10.jpg" imageanchor="1" linkindex="59" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-CQzLTCJI/AAAAAAAAAbM/H_eTJSitf9I/s320/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+10.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Jika pada tahun 70an, celana cutbrai populer di kalangan anak muda, lalu pada tahun 80an rambut gondrong juga mulai digemari. Maka sejak tahun 90an, giliran seni tindik tubuh lah atau body piercing yang digemari oleh anak muda dan sering dihubungkan dengan jiwa remaja yang memberontak dan tidak terikat aturan. Waw..&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Tapi sebelumnya, bagaimana kalau kita mundur sebentar untuk mengetahui sejarah body piercing. Dari mana datangnya seni tindik tubuh ini? Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak zaman dahulu penduduk di beberapa negara menganggap perhiasan di tubuh sebagai mode. Berbeda dengan tattoo yang bersifat permanen, perhiasan tubuh dapat diganti-ganti.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di bawah ini adalah beberapa macam seni tindik tubuh dan sejarahnya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;• Di tulang rawan kuping : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Berasal dari Afrika, Amerika Utara dan Amerika Selatan, Indonesia, dan India. Seni ini menyimbulkan kecantikan dan kemewahan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-weight: bold;"&gt;• Di kuping : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Seni tindik kuping ini menandakan pergantian status hidup keanggotaan didalam suatu kelompok.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-weight: bold;"&gt;• Di pipi :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt; Para pria dari Aleutian Islands memakai tindik pipi ketika mereka berburu ikan paus. Dengan menindik pipi dengan tangkai pancing, mereka se-olah-olah mempunyai sungut untuk menakut-nakuti anjing laut sehingga perburuan mereka lebih sukses.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-weight: bold;"&gt;• Di alis mata dan pusar :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt; Penduduk Mesir menggunakan tindik ini sebagain tanda keturunan darah biru.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-weight: bold;"&gt;• Di hidung : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Untuk penduduk India, tindik hidung mencerminkan kecantikan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-weight: bold;"&gt;• Di sekat hidung :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt; Suku Aborigin di Australia menggunakan tulang untuk menindik tulang sekat mereka yang menandakan status pejuang.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-weight: bold;"&gt;• Di bibir : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Berasal dari Australia, Guinea Baru, Afrika, India, Amerika Utara dan Amerika Selatan, dan Indonesia. Dalam upacara agama, tindik bibir ini menandakan proses anak menuju kedunia kedewasaan. Seni ini juga mencerminkan keindahan wajah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-weight: bold;"&gt;• Di lidah : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Suku Maya di Peru menindik lidah mereka ketika mereka mengadakan upacara agama untuk berbicara dengan nenek moyang mereka.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-weight: bold;"&gt;• Di puting susu :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt; Pada abad ke 14, wanita-wanita Bavaria di Jerman memakai cincin berlian di puting susu dan merangkaikan kalung emas. Di jaman Romawi, para pria menindik puting susu sebagai status maskulin dan tanda keberanian.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-weight: bold;"&gt;• Di alat kelamin :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt; Berasal dari Asia Tenggara, India, Yunani, Itali, Samoa, Kalimantan dan Cina. Pada dasarnya seni ini untuk meningkatkan kenikmatan dalam berhubungan badan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Pada intinya, tiap orang memiliki alasan masing-masing kenapa ingin mencoba body piercing. Ada yang mencoba body piercing demi seni, tuntutan komunitas, mengikuti trend, hingga untuk ketenangan diri sendiri. Cara orang mengekspresikan diri pasti berbeda. Ada yang sudah nyaman dengan bergaya seperti layaknya orang biasa. Dan ada juga yang ingin tampil beda dan ingin dilihat unik. Nah, tindik tubuh atau body piercing bisa disebut pilihan bagi mereka yang ingin dilihat unik.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;br style="font-family: inherit;" /&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;Seperti David (19), mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, mengaku bahwa dirinya telah mencoba body piercing sejak SMA. “Awalnya gue cuma nyobain aja, tapi lama-lama piercing ini gue jadiin aksesoris gue buat nge-band. Buat ngedukung penampilan juga. Kan dulu gue sempet nge-band aliran punk gitu,” jelasnya. Lain lagi dengan Joza (22), mahasiswa Unpad, dirinya mengaku tertarik dengan body piercing sejak kelas 2 SMP. “Gak tau kenapa nindik bisa bikin gue tenang,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang mungkin familiar dengan tindik telinga. Tapi, di luar itu banyak sekali bagian tubuh yang bisa ditindik. Mulai dari alis, hidung, bibir, dagu, lidah, pusar dan organ yang biasa tertutup rapat. Masing-masing negara menggunakan tradisi tua ini sesuai kebudayaan yang dianut. Sekitar lima ribu tahun lampau, di Mesir, tindik di pusar menjadi ritual, tentara Romawi menindik putingnya untuk menunjukkan kejantanan, Suku Maya menindik lidah sebagai ritual spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi, tidak semua orang memiliki selera yang sama mengenai posisi dimana mereka akan ditindik. David misalnya, dia lebih memilih menindik di bibir, hidung, dan telinga. Namun lain lagi dengan Joza, “Sekarang sih tindikan gue udah lumayan banyak. Di telinga kiri ada 5 tindikan, telinga kanan ada 2, antara alis ada 1 tindikan, terus alis kanan gue ada 2 tindikan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai rasa sakit yang dialami oleh orang yang telah di piercing, mereka butuh waktu yang tidak sama untuk menyembuhkan rasa sakitnya. Yang pasti, proses menyembuhan tindik memakan waktu tergantung bagian tubuh yang dilubangi. “Tiap orang kan beda-beda ya. Kalo gue sih butuh 3 sampe 5 hari buat ngilangin rasa nyut-nyutannya, dan kalo buat perawatannya sih 3 hari sekali piercingan gue dilepas dan dibersihin pake alkohol,” jelas Joza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya tattoo, body piercing sering dianggap sebagai tanda dari kebrutalan seseorang. Namun sebenarnya ada cara bagaimana menghapuskan image tersebut. “Pada intinya body piercing itu kan menusukkan benda ke dalam kulit atau tubuh, cara agar tidak identik dengan brutal atau hidup tidak teratur adalah mengkonsepnya dengan cara seimbang, karena konsep utama dalam piercing adalah keseimbangan,” jelas kent, pemilik dari kent tattoo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kent juga menjelaskan bahwa body piercing itu bukan brutal melainkan gaya dan seni. Kenapa demikian? Karena dalam budaya modern body piercing itu adalah membuat dekoratif pada tubuh kita dan cara bagaimana mengekspresikan diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lokasi tindik tubuh saat ini bisa dengan mudah kita temui. Bahkan saat ini hampir diseluruh gerai Distro juga menyediakan jasa body piercing. “Pertama kali gue ditindik waktu di di Distro Emo, Jakarta. Di Ciwalk juga ada sih..,” jelas David. “Di seberang Ciwalk juga ada kok, kalo gak salah nama studionya itu One Dae Tattoo,” Joza menimpali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trend seperti ini memang semakin berkembang. Bagi kalian yang memang tertarik dan ingin mengekspresikan diri, silahkan saja mencoba seni tindik tubuh ini, namun tetap harus memperhatikan ketepatan posisi dalam body piercing. Tapi pada intinya, balik lagi ke diri sendiri aja deh. Jangan memaksakan sesuatu yang pada dasarnya gak kalian suka, meskipun itu jadi trend...Cheerss.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;a href="http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/blog-post.html" linkindex="60"&gt;lihat extreme body piercing&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi :&lt;br /&gt;&lt;a class="smarterwiki-linkify" href="http://cybermed.cbn.net.id/" linkindex="61"&gt;http://cybermed.cbn.net.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-411545080029374706?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/411545080029374706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/body-piercing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/411545080029374706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/411545080029374706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/body-piercing.html' title='BODY PIERCING'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv-CQzLTCJI/AAAAAAAAAbM/H_eTJSitf9I/s72-c/Extreme+and+Strange+Body+Piercing+10.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-3766477286911455273</id><published>2009-11-14T20:00:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T06:22:51.029-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tatoo?'/><title type='text'>TATTOO</title><content type='html'>&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv96ti9aU8I/AAAAAAAAAak/iE4-9fpM-lc/s1600-h/5.jpeg" imageanchor="1" linkindex="67" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv96ti9aU8I/AAAAAAAAAak/iE4-9fpM-lc/s320/5.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv96iFijhKI/AAAAAAAAAaU/6jDotdrF0-A/s1600-h/3.jpeg" imageanchor="1" linkindex="68" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv96iFijhKI/AAAAAAAAAaU/6jDotdrF0-A/s320/3.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv96eRp4-1I/AAAAAAAAAaM/IOiO5T4MOFM/s1600-h/2.jpeg" imageanchor="1" linkindex="69" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv96eRp4-1I/AAAAAAAAAaM/IOiO5T4MOFM/s320/2.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;TATTOO berasal dari bahasa Tahiti “tatu” yang konon artinya tanda. Walaupun bukti-bukti sejarah tattoo ini tidak begitu banyak, tetapi para ahli mengambil kesimpulan bahwa seni tattoo ini udah ada sejak 12.000 tahun SM. Jaman dahulu tattoo semacam ritual bagi suku-suku kuno seperti Maori, Inca, Ainu, Polynesians, dll.Kalo kamu jalan-jalan ke Mesir, coba maen-maen ke pyramids, mungkin kamu bisa menemukan tattoo tertua di sana. Karena menurut sejarah, bangsa Mesir-lah yang jadi biang tumbuh suburnya tattoo di dunia. Bangsa Mesir kan dikenal sebagai bangsa yang terkenal kuat, so gara-gara ekspansi mereka terhadap bangsa-bangsa laen, seni tattoo ini juga ikut-ikutan menyebar luas, seperti ke daerah Yunani, Persia, dan Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa alasan bagi suku-suku kuno di dunia membuat Tattoo? Bangsa Yunani kuno memakai tattoo sebagai tanda pengenal para anggota dari badan intelijen mereka, alias mata-mata perang pada saat itu. Di sini tattoo menunjukan pangkat dari si mata-mata tersebut. berbeda dengan bangsa Romawi, mereka memakai tattoo sebagai tanda bahwa seseorang itu berasal dari golongan budak, dan Tattoo juga dirajahi ke setiap tubuh para tahanannya. Suku Maori di New Zealand membuat Tattoo berbentuk ukiran-ukiran spiral pada wajah dan pantat. Menurut mereka, ini adalah tanda bagi keturunan yang baik. Di Kepulauan Solomon, Tattoo ditorehkan di wajah perempuan sebagai ritus untuk menandai tahapan baru dalam kehidupan mereka. Hampir sama seperti di atas, orang-orang Suku Nuer di Sudan memakai Tattoo untuk menandai ritus inisiasi pada anak laki-laki. Orang-orang Indian melukis tubuh dan mengukir kulit mereka untuk menambah kecantikan atau menunjukkan status sosial tertentu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv97Eu2XDdI/AAAAAAAAAas/s4wlbRpchFQ/s1600-h/7.jpeg" imageanchor="1" linkindex="70" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv97Eu2XDdI/AAAAAAAAAas/s4wlbRpchFQ/s320/7.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv97Jri-dDI/AAAAAAAAAa0/XfgYYFGeO_0/s1600-h/9.jpeg" imageanchor="1" linkindex="71" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv97Jri-dDI/AAAAAAAAAa0/XfgYYFGeO_0/s320/9.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv97N9qJ8nI/AAAAAAAAAa8/zR9L75HYVgI/s1600-h/10.jpeg" imageanchor="1" linkindex="72" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv97N9qJ8nI/AAAAAAAAAa8/zR9L75HYVgI/s320/10.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Tattoo alias Wen Shen atau Rajah smulai merambahi negara Cina sekitar taon 2000 SM. Wen Shen konon artinya “akupunktur badan”. perlu diketahui, sama seperti bangsa Romawi, bangsa Cina kuno memakaiTtattoo untuk menandakan bahwa seseorang pernah dipenjara. Sementara di Tiongkok sendiri, budaya Tattoo terdapat pada beberapa etnis minoritasnya, yang telah diwarisi oleh nenek moyang mereka, seperti etnis Drung, Dai, dan Li, namun hanya para wanita yang berasal dari etnis Li dan Drung yang memilik kebiasaan mentato wajahnya. Riwayat adat-istiadat Tattoo etnis Drung ini muncul sekitar akhir masa Kedinastian Kaisar Ming (sekitar 350 tahun yang lalu), ketika itu mereka diserang oleh sekelompok grup etnis lainnya dan pada saat itu mereka menangkapi beberapa wanita dari etnis Drung untuk dijadikan sebagai budak. Demi menghindari terjadinya perkosaan, para wanita tersebut kemudian mentato wajah mereka untuk membuat mereka kelihatan kurang menarik di mata sang penculik. Meskipun kini para wanita dari etnis minoritas Drung ini tidak lagi dalam keadaan terancam oleh penyerangan dari etnis minoritas lainnya, namun mereka masih terus mempertahankan adat-istiadat ini sebagai sebuah lambang kekuatan kedewasaan. Para anak gadis dari etnis minoritas Drung mentato wajahnya ketika mereka berusia antara 12 dan 13 tahun sebagai sebuah simbol pendewasaan diri. Ada beberapa penjelasan yang berbeda, mengapa para wanita tersebut mentato wajahnya. Sebagian orang mengatakan, bahwa warga etnis Drung menganggap wanita yang ber-Tattoo terlihat lebih cantik dan para kaum Adam etnis Drung tidak akan menikahi seorang wanita yang tidak memiliki Tattoo di wajahnya. Di Indonesia Orang-orang Mentawai di kepulauan Mentawai, suku Dayak di Kalimantan, dan suku Sumba di NTB, sudah mengenal tattoo sejak jaman dulu. Bahkan bagi suku Dayak, seseorang yang berhasil “memenggal kepala” musuhnya, dia mendapat tattoo di tangannya. Begitu juga dengan suku Mentawai, tattoo-nya Tidak dibuat sembarangan. Sebelum pembuatan tattoo dilaksanakan, ada Panen Enegaf alias upacara inisiasi yang dilakukan di Puturkaf Uma (galeri rumah tradisional suku mentawai). Upacara ini dipimpin oleh Sikerei (dukun). Setelah upacara ini selesai, barulah proses Tattoo-nya dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AWALNYA, bahan untuk membuat Tattoo berasal dari arang tempurung yang dicampur dengan air tebu. Alat-alat yang digunakan masih sangat tradisional. Seperti tangkai kayu, jarum dan pemukul dari batang. Orang-orang pedalaman masih menggunakan teknik manual dan dari bahan-bahan tradisional. Orang-orang Eskimo misalnya, memakai jarum yang terbuat dari tulang binatang. Di kuil-kuil Shaolin menggunakan gentong tembaga yang dipanaskan untuk mencetak gambar naga pada kulit tubih. Murid-murid Shaolin yang dianggap memenuhi syarat untuk mendapatkan simbol itu, dengan menempelkan kedua lengan mereka pada semacam cetakan gambar naga yang ada di kedua sisi gentong tembaga panas itu. Jauh berbeda dengan sekarang. Saat ini, terutama di kalangan masyarakat perkotaan, pembuatan Tattoo dilakukan dengan mesin elektrik. Mesin ini ditemukan pada tahun 1891 di Inggris. Kemudian zat pewarnanya menggunakan tinta sintetis (tinta tattoo).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/blog-post_14.html" linkindex="73"&gt;lihat tattoo selebriti disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-3766477286911455273?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/3766477286911455273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/tattoo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/3766477286911455273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/3766477286911455273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/tattoo.html' title='TATTOO'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv96ti9aU8I/AAAAAAAAAak/iE4-9fpM-lc/s72-c/5.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-4884429537118287751</id><published>2009-11-14T10:19:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T06:23:07.533-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karikatur?'/><title type='text'>KARIKATUR</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv70deyKxLI/AAAAAAAAAaE/4pHg03sMQZw/s1600-h/KARIKATUR.jpg" imageanchor="1" linkindex="61" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv70deyKxLI/AAAAAAAAAaE/4pHg03sMQZw/s320/KARIKATUR.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Dalam tulisan saya kali ini saya akan mengulas sedikit tentang bagaimanakah proses pembuatan karikatur itu. Pendeknya, pengertian &lt;b&gt;karikatur adalah gambar yang dilebih-lebihkan&lt;/b&gt; pada bagian wajahnya. Tujuan dibuatnya karikatur adalah untuk menyindir seseorang. Misalnya orang dengan hidung mancung, maka digambar berhidung panjang sekalian. Hal itu sah-sah saja dilakukan, tidak ada yang melarangnya. Kalau matanya sipit sekalian dibuat aja cuma segaris.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Mendistorsi gambar sangat diperbolehkan di sini. Bahkan semakin liar bisa jadi semakin unik dan khas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Hal terpenting dalam membuat karikatur adalah bagaimanakah caranya membuat gambar tersebut mirip dengan obyek yang kita maksud. Karikatur biasanya menggambarkan seorang tokoh terkenal seperti presiden, artis atau &lt;i&gt;public figure&lt;/i&gt; lainnya. Tapi tidak ada salahnya juga orang biasa dibuatkan karikaturnya. Asal mirip saya pikir sudah cukup.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Saya mengamati ada salah satu blogger yang beberapa kali dalam postingannya memuat karikatur. Siapa itu? Dia adalah Goenrock, blogger Jakarta yang rajin ikut kopdar itu. Kreatif bukan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter" height="449" src="http://ruangantown.files.wordpress.com/2008/11/lebaran_rocks2.jpg" width="350" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;pre style="color: #fff2cc; text-align: center;"&gt;Gambar diambil dari &lt;a href="http://www.goenrock.comp//" linkindex="62"&gt;http://www.goenrock.com&lt;/a&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;b&gt;Alat dan Bahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa membuat karikatur dengan banyak cara dan mungkin semua media yang ada dalam wilayah kajian seni rupa. Alat gambar mulai dari pensil, spidol, airbrush, kapur tulis, rapido, konte, drawing pen hingga bolpen bisa kita pakai. Komputer termasuk alat? Iya menurut saya. Karena dalam seni rupa modern komputer adalah fasilitas yang digunakan dalam menciptakan seni grafis atau &lt;a href="http://antownholic.com/tag/desain-grafis/" linkindex="63" title="desain grafis"&gt;desain grafis&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Bagaimana dengan bahan yang dimaksud? Pada umumnya adalah cat. Bisa cat air, cat minyak, cat semprot (kaleng), cat akrilik, cat besi, sampai cat kayu. Tergantung kita ingin memakai yang mana dan untuk media apa. Lalu yang tidak umum? Misalnya bahan dari arang (abu kayu), ampas kopi, bulu, debu pada kaca, rambut, pasir dan sebagainya. Bagi orang awam mungkin aneh, tapi bagi pelaku seni rupa ini adalah hal yang biasa. Semakin kita rajin bereksperimen maka kita semakin mengenal banyak bahan yang bisa kita pakai untuk membuat gambar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;&lt;b&gt;Proses Pembuatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita akan berbicara soal proses pengerjaannya. Membuat karikatur bisa dilakukan secara manual atau menggunakan bantuan komputer.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Secara manual kita dituntut lebih peka dalam membaca karakter atau ciri khas seseorang. Karakter yang saya maksud di sini adalah wajah. Untuk bagian wajah, mata dan mulut seseorang harus diperhatikan dengan baik karena kuncinya ada di sini. Bukan berarti kuping atau alis tidak penting lho.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Menggambar karikatur secara manual memang dibutuhkan jam terbang. Artinya tidak bisa orang yang baru belajar langsung bisa, kecuali punya bakat alami. Tapi jangan khawatir, meskipun tidak punya bakat belajar menggambar itu bisa dipelajari—yang penting ada niat dan kemauan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Untuk karikatur dengan proses komputer kita bisa menggunakan banyak program. Jika kita ingin mengolah foto untuk dijadikan karikatur, hemat saya program yang tepat adalah Adobe &lt;a href="http://antownholic.com/tag/photoshop/" linkindex="64" title="Photoshop"&gt;Photoshop&lt;/a&gt;. Pada menu filternya, silakan Anda mencoba fasilitas &lt;b&gt;&lt;i&gt;liquify&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Fungsinya untuk membuat distorsi pada bagian-bagian tertentu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc;"&gt;Tapi kalau kita membuatnya mulai dari nol bisa menggunakan program berbasis vektor atau garis. Misalnya &lt;b&gt;Macromedia Freehand, CorelDraw&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;Adobe Illustrator&lt;/b&gt;. Tinggal dipilih dan disesuaikan kebutuhan kita saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt;Ide dan inspirasi bersumber dari alam (&lt;/span&gt;&lt;a href="http://antownholic.com/tag/lingkungan/" linkindex="65" style="color: #fff2cc;" title="lingkungan"&gt;lingkungan&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #fff2cc;"&gt; terdekat kita). Tuhan menciptakan banyak hal untuk manusia. Maka sayang untuk disia-siakan begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-4884429537118287751?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/4884429537118287751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/karikatur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/4884429537118287751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/4884429537118287751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/karikatur.html' title='KARIKATUR'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv70deyKxLI/AAAAAAAAAaE/4pHg03sMQZw/s72-c/KARIKATUR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-9154727134200073313</id><published>2009-11-14T10:01:00.001-08:00</published><updated>2009-12-06T06:29:44.824-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='body painting?'/><title type='text'>BODY PAINTING</title><content type='html'>&lt;div style="color: #fff2cc; text-align: left;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--// &lt;![CDATA[var ox_swf = new FlashObject('http://ad.okezone.com/uploader/banners/ench-120x600.swf', 'Advertisement', '120', '600', '4');ox_swf.addVariable('clickTARGET', '_blank');ox_swf.addVariable('clickTAG', 'http%3A%2F%2Fads.okezone.com%2Fopenx%2Fwww%2Fdelivery%2Fck.php%3Foaparams%3D2__bannerid%3D590__zoneid%3D488__cb%3D8cf8aba008__oadest%3Dhttp%253A%252F%252Fad.okezone.com%252Fmicrosite%252Funzavitalis%252Fenchnew%252F');ox_swf.addParam('wmode','transparent');ox_swf.addParam('allowScriptAccess','always');ox_swf.write('ox_f2991143e2c262ff2212909ea5b061f0');if (ox_swf.installedVer.versionIsValid(ox_swf.getAttribute('version'))) { document.write("&lt;div id='beacon_8cf8aba008' style='position: absolute; left: 0px; top: 0px; visibility: hidden;'&gt;&lt;img src='http://ads.okezone.com/openx/www/delivery/lg.php?bannerid=590&amp;amp;campaignid=74&amp;amp;zoneid=488&amp;amp;loc=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Findex.php%2FReadStory%2F2008%2F05%2F12%2F29%2F108423%2Fpsikologi-body-painting&amp;amp;referer=http%3A%2F%2Fwww.google.com%2Furl%3Fsa%3Dt%26source%3Dweb%26ct%3Dres%26cd%3D10%26ved%3D0CDoQFjAJ%26url%3Dhttp%253A%252F%252Flifestyle.okezone.com%252Findex.php%252FReadStory%252F2008%252F05%252F12%252F29%252F108423%252Fpsikologi-body-painting%26rct%3Dj%26q%3D+BODY+PAINTING+ADALAH%26ei%3D4ez-SomwDJKW6wOt6ejwCg%26usg%3DAFQjCNFYIXkMhXkm92pbyyK00d6napgONw%26sig2%3DfMs9-IphgsZoYFALdaaw6A&amp;amp;cb=8cf8aba008' width='0' height='0' alt='' style='width: 0px; height: 0px;' /&gt;&lt;/div&gt;"); }// ]]&gt; --&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h5 style="color: #fff2cc; font-family: inherit; font-weight: normal; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv7v49kvVgI/AAAAAAAAAZ0/gMUUETxm3zA/s1600-h/body_painting_brick.jpg" imageanchor="1" linkindex="56" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv7v49kvVgI/AAAAAAAAAZ0/gMUUETxm3zA/s320/body_painting_brick.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Dalam seni lukis kontemporer, pelukis tak hanya bisa memakai kanvas sebagai tempat untuk mengguratkan sebuah karya, tetapi juga dapat menggunakan media lain. Karena seni kontemporer tidak lagi mengenal batasan media, sehingga bahkan tubuh mulus wanita pun dapat dijadikan media lukisan.&lt;br /&gt;Melukis di atas tubuh, atau yang lebih dikenal sebagai Body Painting, merupakan salah satu bentuk seni lukis kontemporer (masa kini) yang dewasa ini tengah digemari di tengah masyarakat modern. Di luar negeri, khusunya di kalangan masyarakat barat (western society), Body Painting sudah populer sejak dekade 1960an. Sedangkan di Indonesia sendiri kesenian ini baru mulai dikenal beberapa tahun belakangan.&lt;br /&gt;Berbeda dengan tato yang menggunakan jarum dan cat permanen, Body Painting menggunakan cat air yang bersifat sementara (temporer) dan kuas seperti yang dipakai untuk melukis biasa. Dalam Body Painting, seluruh permukaan tubuh manusia dapat dijadikan media lukisan, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Model Body Painting biasanya hanya mengenakan pakaian minim, atau bahkan bugil sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni Body Painting diyakini berasal dari bentuk-bentuk kesenian kuno/tradisional yang dimiliki oleh hampir semua kebudayaan di dunia. Sejak dulu masyarakt tradisional telah terbiasa mendekorasi tubuh dengan pewarna alami yang temporer untuk tujuan tertentu, misalnya untuk ritual-ritual religius, untuk kamuflase saat berburu, untuk penanda status sosial, atau untuk perayaan adat. Sampai sekarang bentuk asli kesenian melukis tubuh semacam ini masih dapat kita temukan di beberapa masyarakat, misalnya pada kehidupan masyarakat pribumi Australia, Selandia Baru, Afrika, dan masyarakat Asia. Salah satu contohnya ialah Mehndi. Mehndi, yang disebut juga sebagai bentuk semi-permanen dari Body Painting karena kemampuannya bertahan selama beberapa minggu, merupakan seni melukisi tubuh menggunakan pewarna henna. Mehndi masih dipraktekkan oleh masyarakat India dan Timur Tengah, yaitu bagi pengantin wanita dalam upacara perkawinan tradisional. Contoh lainnya ialah masyarakat Papua yang melukisi tubuhnya sebelum berperang atau ketika menampilkan tari-tarian tradisional.&lt;br /&gt;Awal kemuculan Body Painting sebagai sebuah seni kontemporer dalam masyarakat modern ialah melalui sebuah gerakan seni-alternatif minor di era 1950-1960an. Pada masa itu beberapa pelukis mencoba membuat lukisan tanpa memakai kuas. Sebagai gantinya, mereka melumuri tubuh seorang model, kemudian menyuruh model itu menyentuh kanvas, menempelkan tubuhnya ke kanvas, dan berguling di atas kanvas. Hasil yang didapat dari teknik ini adalah semacam ‘cap’ atau ‘stempel’ tubuh model, dengan lekuk-lekuk tubuh model terefleksikan dalam gambar yang tercipta. Dari sana kemuadian terjadi perubahan, dari ‘menggunakan tubuh sebagai alat lukis’ menjadi ‘menggunakan tubuh sebagai media tempat melukis’. Seniman Perancis Yves Klein barangkali dapat dikatakan sebagai pelopor paling dikenal dalam melukis dengan teknik ini.&lt;br /&gt;Dibanding seni lukis konvensional, Body Painting relatif tertinggal. Sifatnya yang tidak permanen membuat karya yang dihasilkan tak bisa disimpan lama, kecuali dalam bentuk foto atau rekaman video. Akibatnya Body Painting kurang cepat dikenal masyarakat.&lt;br /&gt;Di Indonesia sendiri, Body Painting terutama masuk melalui Bali. Mungkin karena Bali adalah tempat berkumpulnya para seniman sekaligus tempat persentuhan masyarakat dengan budaya asing. Salah satu seniman Body Painting (atau disebut Body painter) yang populer ialah I Nyoman Rediasa, atau dikenal juga dengan nama Polenk. Dia mengaku mempelajari Body Painting secara otodidak dari majalah-majalah terbitan luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Body Painting, sebelum melukis, seorang Body Painter harus memperhatikan bentuk tubuh model yang dijadikan media, karena setiap lekukan tubuh akan mempengaruhi titik fokus lukisan. Kesulitan dalam Body Painting terletak pada menyikapi lekukan tubuh model. Salah satu bagian poaling sulit ialah melukis di daerah payudara. Namun di sana pula lah letak tantangannya. Seorang Body painter dituntut untuk bisa mempertahankan proporsi dan fokus gambar meskipun pada daerah yang berlekuk-lekuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv7xl3y1ECI/AAAAAAAAAZ8/9vNqsBzY6QI/s1600-h/BODY+PAINT.jpeg" imageanchor="1" linkindex="57" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv7xl3y1ECI/AAAAAAAAAZ8/9vNqsBzY6QI/s320/BODY+PAINT.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Body Painting sebagai sebuah seni tidak hanya dapat dinikmati, tetapi juga dapat diperlombakan. Sementara ini, kompetisi Body Painting yang rutin diadakan hanya ada di Bali. Biasanya kompetisi diadakan di tempat hiburan, secara terbuka. Panitia menyediakan model dan kemudian mengundi pasangan model-pelukis. Karena memakai undian, peserta tidak dapat memilih model yang diinginkan. Ada tantangan tersendiri bagi para peserta lomba. Model yang berpakaina minim jelas dapat mengganggu konsentrasi. Begitu pula hentakan musik yang memekakkan. Belum lagi waktu yang diberikan hanya 1 jam. Tak jarang sang pelukis terpaksa mengubah ide yang akan dituangkan karena mempertimbangkan anatomi tubuh model dan keterbatasan waktu. Misalnya proporsi yang dibayangkan ternyata tidaj sesuai dengan bentuk tubuh model, sehingga perlu disesuaikan. Sementara bagi para model juga ada tantangan tersendiri. Misalnya cat dan kuas lukis yang membuat tidak nyaman, maupun kelelahan karna tidak boleh banyak bergerak agar lukisan tidak rusak. Kadang kala para model juga kedinginan karena mereka hanya memakai pakaian minim.&lt;br /&gt;Bila lukisan telah selesai, model akan memperagakannya di atas pentas untuk dinilai. Kriteria penjurian antara lain keserasian, warna, keindahan, dan originalitas &amp;amp; kreatifitas. Selain penilaian juri, sambutan penonton juga menentukan siapa yang pantas menang.&lt;br /&gt;Ketika ditanya perihal pakaian minim dan apakah tidak malu menampilkan tubuh di depan khalayak, para model menganggap itu bukanlah suatu porno aksi. Mereka berargumen bahwa hal itu jangan dilihat dari kevulgarannya, tapi dari dari nilai-seninya. Para model juga yakin bahwa Body Painting dapat menjadi batu loncatan untuk memperoleh popularitas sebagai model profesional, jadi tidak perlu malu. Apa lagi penghasilan yang diperoleh cukup besar.&lt;br /&gt;Di uar negeri, festival maupun perlombaan Body Painting telah menjadi acara tahunan yang melibatkan Body Painter amatir hingga profesional. Tidak hanya event-event berskala kecil, yang berskala besar pun sudah rutin digelar. Bahkan peserta dari Indonesia tak jarang ikut ambil bagian. Contohnya dalam ajang Body &amp;amp; Make Up Art Competition CIDESCO pada akhir oktober 2007 lalu di Malaysia, Indonesia sempat meraih juara ketiga. Dalam kejuaran yang diikuti 37 negara tersebut, Indonesia diwakili oleh Muhammad Dauk Deddy Nurjadi dan Duma Riris Silalahi (runner up I Putri Indonesia 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, Body Painting telah menjadi lebih fleksibel dan variatif. Body Painting tidak harus memakai sebagian besar tubuh, tetapi bisa juga hanya pada bagian tertentu yang kecil saja, sehingga model Body Painting tidak mesti bugil atau berpakaian minim. Contoh Body Painting ringan semacam ini misalnya kita temukan pada suporter dalam pertandingan olahraga yang melukisi wajahnya, tangannya, atau dadanya dengan lambang team yang didukungnya. Bentuk lain Body PAINTING yang sebenarnya sudah cukup lama kita kenal adalah pada riasan badut. Sedangkan bentuk body painting yang lain adalah tentara yang mencoreng wajah dan bagian tubuh lainnya yang terekspose dengan warna-warna untuk kamuflase.&lt;br /&gt;Kini Body Painting telah merambah ke masyarakat yang lebih luas. Dalam festival, parade, pagelaran musik, atau event-event lainnya dalam masyarakat kita dewasa ini, tak jarang Body Painting dimunculkan sebagai bagian dari acara. Pelakunya pun tak melulu seniman, tetapi juga orang biasa seperti mahasiswa atau pelajar. Contohnya pada pagelaran Boom Sastra yang belum lama ini diselenggarakan oleh UKM Sastra Prodiction dari Fakultas Sastra Universitas Andalas, di sana diadakan acara Body Painting yang pesertanya adalah mahasiswa. Body Painting pun telah menjadi bagian dari dunia periklanan. Macam-macam iklan telah memakai model yang ber-Body Painting untuk mempromosikan produknya.&lt;br /&gt;Meski perlahan, tampaknya Body Painting mulai menjadi bagian dari budaya masyarakat kita. Mengingat hakikatnya sebagai sebuah kesenian, fenomena ini sebenarnya wajar saja, sebab sesungguhnya tiap masyarakat menyukai kesenian sebagai hiburan dan sebagai bentuk ekspresi diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-9154727134200073313?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/9154727134200073313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/body-painting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/9154727134200073313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/9154727134200073313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/body-painting.html' title='BODY PAINTING'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv7v49kvVgI/AAAAAAAAAZ0/gMUUETxm3zA/s72-c/body_painting_brick.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-4554211502678255347</id><published>2009-11-14T09:17:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T06:23:45.804-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sablon?'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv7lX4VuyTI/AAAAAAAAAZk/t5amsCnUtPY/s1600-h/kaos-edc.jpg" imageanchor="1" linkindex="54" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv7lX4VuyTI/AAAAAAAAAZk/t5amsCnUtPY/s320/kaos-edc.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;JENIS-JENIS&amp;nbsp;SABLON&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;div style="color: #660000;"&gt;a. Rubber &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;yg paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. UNtuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="color: #660000;"&gt;b. Pigmen (manusia babi &lt;/span&gt;&lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /&gt;  ), &lt;br /&gt;sorry bukan, ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam kain. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;div style="color: #660000;"&gt;c. Plastisol, &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan sinar infra merah. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;div style="color: #660000;"&gt;d. Glow in the dark, &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;div style="color: #660000;"&gt;e. Reflektif, &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;div style="color: #660000;"&gt;f. Discharge, &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;div style="color: #660000;"&gt;g. Flocking, &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;cat dengan bentuk jadi seperti beludru. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;div style="color: #660000;"&gt;h. Foam atau cat timbul. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Separasi  proses pemisahan warna disain untuk dijadiin film. Nah jenisnya ada 2 kalo ga salah. Ada yg spor color ato warna blok biasanya ini untuk disain berbentuk vektor, ada yg raster namanya process color. Disebut process color soalnya kalo pake cat plastisol warna2 yg udah dipisahin itu udah ada (udah diproses duluan, maksudnya udah ada yg jual jadinya kita ga perlu nyampur lagi), tapi bisa juga dipake buat cat rubber, tapi ga begitu bagus karena cat palstisol keunikannya adalah bisa ditumpuk pada saat masih basah jadi warnanya bisa nyampur. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Sablon Glitter, Sablonan yang memakai tinta berupa campuran serbuk, ada yg halus ada yg kasar, makin kasar makin renggang pula jenis screen yg digunakan. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Sablon Foil, Sablonan dengan menggunakan bahan kertas logam, hmm kaya foil yg ada di undangan2 gitulah. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Sablon High Density , Sablonan timbul dari jenis plastisol. Kalo dirubber disebutnya Foam (timbul busa) Kalo high density timbulnya bener2 kotak presisi sedang foam timbulnya melengkung &lt;br /&gt;Sablon High Frequency tuch apa? Ha, apa pla ini bah? gw belon tau, tapi kalo dari namanya mungkin sablon dengan cat plastisol yg memakai raster2 kecil, makanya disebut high frequency abis rasternya rapat banget (plastisol bisa 55 sampe 60 pdi (dot per inch)) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Sablon Aspal, Salah satu jenis plastisol. Bentuk jadinya ya kaya aspal,… item (warna laen ada ga yaa) dan rada2 kasar dan agak mengkilat gitu,…. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-4554211502678255347?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/4554211502678255347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/jenis-sablon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/4554211502678255347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/4554211502678255347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/jenis-sablon.html' title=''/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/Sv7lX4VuyTI/AAAAAAAAAZk/t5amsCnUtPY/s72-c/kaos-edc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-647832758947333113.post-3543248557319620614</id><published>2009-11-09T06:03:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T06:34:51.408-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news in design'/><title type='text'>pengertian desain grafis</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #fff2cc; font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/SvghAMvhTkI/AAAAAAAAAX8/0vABqPeN9c4/s1600-h/3d-graphic-design-25.jpg" imageanchor="1" linkindex="56" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/SvghAMvhTkI/AAAAAAAAAX8/0vABqPeN9c4/s320/3d-graphic-design-25.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt; Definisi Desain Grafis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;desain grafis menurut saya adalah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span id="more-196"&gt;&lt;/span&gt;Ada beberapa tokoh menyatakan pendapatnya tentang desain grafis yang saya ambil dari situs &lt;a href="http://id.wikipedia.org/" linkindex="57" target="_blank"&gt;http://id.wikipedia.org/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Menurut &lt;i&gt;Suyanto&lt;/i&gt; desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Sedangkan Jessica Helfand dalam situs &lt;a class="smarterwiki-linkify" href="http://www.aiga.com/" linkindex="58"&gt;http://www.aiga.com/&lt;/a&gt; mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Menurut &lt;i&gt;Danton Sihombing&lt;/i&gt; desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Menurut&lt;i&gt; Michael Kroeger&lt;/i&gt; visual communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;i&gt;Warren dan Suyanto&lt;/i&gt; memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Sedangkan &lt;i&gt;Blanchard&lt;/i&gt; mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Kategori Desain Grafis&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;2. Web Desain: desain untuk halaman web.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;Program Pengolah Grafis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;1. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Adobe Illustrator&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Beneba Canvas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- CorelDraw&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Macromedia Freehand&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Metacreations Expression&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Micrografx Designer&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;2. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggapa sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Adobe Photoshop&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Corel Photo Paint&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Macromedia Xres&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Metacreations Painter&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Metacreations Live Picture&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Micrografx Picture Publisher&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Microsoft Photo Editor&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- QFX&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;- Wright Image&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;3.Aplikasi pengolah web&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Yang ini biasa digunakan untuk mendesain web. yang masuk kategori ini diantaranya adalah :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Macromedia Dreamweaver&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Microsoft Frontpage&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Notepad&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Macromedia Firework&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;4.Aplikasi pengolah audio visual:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Adobe After Effect&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Adobe Premier&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Final Cut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Adobe Flash, atau  Macromedia Flash&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Rendering 3 Dimensi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-3D StudioMax&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-Maya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;-AutoCad&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #fff2cc; font-family: inherit;"&gt;Program-program diatas mutlak harus benar-benar dikuasai oleh seorang desainer grafis. Secara keseluruhan software diatas masuk kedalam &lt;i&gt;dekstop publishing&lt;/i&gt; (generasi baru dalam dunia desain) dan ini merupakan kemudahan yang luar biasa bagi seorang desainer grafis karena memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/647832758947333113-3543248557319620614?l=dkustanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dkustanto.blogspot.com/feeds/3543248557319620614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/pengertian-desain-grafis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/3543248557319620614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/647832758947333113/posts/default/3543248557319620614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dkustanto.blogspot.com/2009/11/pengertian-desain-grafis.html' title='pengertian desain grafis'/><author><name>Dwik kustanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14012154425718537410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/S6Mjyum-GcI/AAAAAAAAAls/SSFSaI_wOTQ/S220/erase.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_W0eT-GHjmM0/SvghAMvhTkI/AAAAAAAAAX8/0vABqPeN9c4/s72-c/3d-graphic-design-25.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
